Lokal  

Integritas Sensus Ekonomi Muara Enim: Bupati Tekankan Kejujuran, Haramkan Rekayasa

Sensus Ekonomi 2026: Fondasi Pembangunan Daerah Muara Enim yang Akurat dan Terpercaya

MUARA ENIM – Pembangunan daerah yang berlandaskan data akurat adalah kunci utama menuju kesejahteraan masyarakat. Dalam rangka mewujudkan visi “Muara Enim Bangkit, Rakyat Sejahtera, Maju dan Berkelanjutan (Membara)”, Pemerintah Kabupaten Muara Enim menaruh harapan besar pada pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum, secara tegas mengingatkan seluruh calon petugas sensus untuk menjaga integritas, kejujuran, dan menghindari segala bentuk rekayasa data dalam menjalankan tugas krusial ini.

Pesan penting tersebut disampaikan Bupati Edison saat membuka pelatihan calon petugas Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan di Hotel Griya Sintesa Muara Enim pada Selasa, Juni 2026. Acara ini dihadiri oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Muara Enim, Mukti Riyadi, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta 179 peserta dari gelombang pertama. Total, Kabupaten Muara Enim akan mengerahkan 554 petugas untuk mensukseskan Sensus Ekonomi 2026.

Data Ekonomi Sebagai Pilar Pembangunan Daerah

Bupati Edison menekankan bahwa data ekonomi bukanlah sekadar angka, melainkan fondasi kokoh yang menopang seluruh perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah. Berdasarkan data terbaru dari Statistical Business Register (SBR) per Mei 2026, Kabupaten Muara Enim mencatat keberadaan 48.857 unit usaha. Jumlah ini mencakup spektrum yang luas, mulai dari usaha mikro yang dijalankan oleh perorangan hingga korporasi berskala besar. Keberagaman usaha ini merupakan denyut nadi perekonomian daerah, yang memberikan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

Lebih lanjut, Bupati Edison memaparkan pencapaian gemilang Kabupaten Muara Enim dalam kontribusinya terhadap PDRB Provinsi Sumatera Selatan. Pada tahun 2025, sektor usaha di Muara Enim berhasil menyumbang sebesar 17,45 persen terhadap total PDRB Sumatera Selatan. Prestasi ini menempatkan Kabupaten Muara Enim sebagai penyumbang PDRB terbesar kedua di tingkat provinsi. “Capaian ini harus kita jaga dan pertahankan. Kuncinya adalah akurasi data yang kita hasilkan dari sensus ini, agar kebijakan pembangunan yang dirumuskan benar-benar tepat sasaran dan efektif,” ujar Bupati Edison.

Integritas Petugas: Kunci Keberhasilan Sensus

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Edison kembali menegaskan pentingnya menjaga integritas dan kualitas data yang dikumpulkan. Ia secara tegas melarang adanya rekayasa data, karena tindakan tersebut dapat berakibat fatal terhadap arah kebijakan pembangunan daerah. “Jika data yang kita miliki tidak akurat, maka kebijakan yang diambil pun akan salah. Ini bukan hanya persoalan teknis pendataan, tetapi menyangkut nasib pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Muara Enim ke depan,” tegasnya.

Pesan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Daerah terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses pemerintahan. Bupati Edison meyakini bahwa keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya bergantung pada metode dan teknologi yang digunakan, tetapi yang terpenting adalah kejujuran dan rasa tanggung jawab para petugas di lapangan.

Harapan untuk Petugas Sensus yang Profesional

Bupati Edison menyampaikan harapan besar agar seluruh peserta pelatihan dapat menyerap materi dengan baik dan memahami esensi peran mereka. “Kalian adalah garda terdepan dalam menghasilkan data yang benar dan dapat dipercaya. Kepercayaan masyarakat dan pemerintah daerah ada di pundak kalian,” imbuhnya.

Pelatihan ini dipandang sebagai langkah awal yang strategis untuk memastikan kesiapan seluruh petugas sensus di Kabupaten Muara Enim dalam menjalankan tugas profesional. Dengan bekal integritas yang kuat, pemahaman yang mendalam, dan komitmen yang tinggi, diharapkan hasil Sensus Ekonomi 2026 dapat menjadi pijakan yang kokoh bagi perumusan kebijakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, demi mewujudkan Muara Enim yang bangkit dan rakyatnya sejahtera.

Sensus Ekonomi 2026 mencakup berbagai sektor, di antaranya:

  • Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan: Mencakup usaha-usaha yang berkaitan dengan produksi hasil pertanian, kehutanan, dan perikanan.
  • Sektor Pertambangan dan Penggalian: Meliputi kegiatan ekstraksi sumber daya alam.
  • Sektor Industri Pengolahan: Mencakup pabrik dan manufaktur yang mengubah bahan mentah menjadi produk jadi.
  • Sektor Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas, dan Udara Dingin: Meliputi penyediaan energi.
  • Sektor Pengelolaan Air, Pengelolaan Limbah, dan Daur Ulang: Mencakup pengelolaan sumber daya air dan penanganan limbah.
  • Sektor Konstruksi: Meliputi pembangunan gedung, jalan, dan infrastruktur lainnya.
  • Sektor Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor: Mencakup seluruh aktivitas jual beli barang.
  • Sektor Transportasi dan Pergudangan: Meliputi jasa pengangkutan barang dan orang, serta penyimpanan barang.
  • Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum: Mencakup hotel, restoran, dan kafe.
  • Sektor Informasi dan Komunikasi: Meliputi media, telekomunikasi, dan teknologi informasi.
  • Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi: Mencakup perbankan, investasi, dan asuransi.
  • Sektor Real Estat: Meliputi aktivitas jual beli dan sewa properti.
  • Sektor Jasa Profesional, Ilmiah, dan Teknis: Mencakup jasa hukum, akuntansi, konsultasi, dan riset.
  • Sektor Jasa Administrasi dan Dukungan: Meliputi jasa perkantoran dan dukungan bisnis lainnya.
  • Sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib: Mencakup kegiatan pemerintahan.
  • Sektor Jasa Pendidikan: Meliputi lembaga pendidikan formal dan non-formal.
  • Sektor Jasa Kesehatan Manusia dan Kegiatan Sosial: Mencakup layanan kesehatan dan kesejahteraan sosial.
  • Sektor Kebudayaan, Hiburan, dan Rekreasi: Meliputi industri kreatif dan pariwisata.
  • Sektor Jasa Lainnya: Mencakup berbagai jasa yang tidak termasuk dalam kategori di atas.

Setiap unit usaha yang terdaftar akan memberikan kontribusi data yang akan dianalisis lebih lanjut untuk menghasilkan gambaran ekonomi yang komprehensif. Kejujuran dan ketelitian dalam setiap tahapan sensus menjadi kunci utama untuk memastikan bahwa gambaran ekonomi yang tersaji mencerminkan realitas di lapangan.