Tenggat Waktu Lima Bulan untuk Selesaikan Pembangunan Venue Porprov VIII Kaltim
Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser mengambil langkah tegas dengan memberikan tenggat waktu maksimal lima bulan kepada para kontraktor pemenang tender agar seluruh pengerjaan fisik venue Porprov VIII Kalimantan Timur selesai pada Oktober. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa semua fasilitas olahraga siap digunakan sebelum ajang bergengsi tersebut dimulai pada November mendatang.
Pembangunan venue utama yang menjadi fokus utama adalah Gedung Sepak Takraw dan GOR Senam, yang progresnya masih berada di angka 44 persen. Meski angka tersebut tergolong rendah, pihak Disporapar menegaskan bahwa pekerjaan sudah memasuki tahap akhir.
Kepala Bidang Olahraga Disporapar Paser, Abdhy Fermana, menjelaskan bahwa kedua venue tersebut hanya membutuhkan proses finishing. “Venue tersebut tinggal proses finishing, yaitu pekerjaan dinding bata, lantai, atap, dan terakhir eksterior terkait tata letaknya,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa kondisi bangunan sudah cukup kokoh sehingga pekerjaan yang tersisa lebih banyak bersifat penyelesaian detail.
Optimisme dari pihak Disporapar didasarkan pada tenggat waktu yang masih tersedia sekitar lima hingga enam bulan sebelum pelaksanaan Porprov pada November mendatang. “Kami optimis itu bisa selesai, karena pekerjaan finishing tidak lagi berkaitan dengan struktur yang biasanya memakan waktu lama,” tambahnya.
Bupati Paser, Fahmi Fadli, juga memberikan arahan langsung agar venue dengan progres di bawah 50 persen segera diprioritaskan pengerjaannya. Tujuannya adalah memastikan Kabupaten Paser sebagai tuan rumah Porprov Kaltim dapat menyelenggarakan ajang olahraga bergengsi tersebut dengan sukses.
Disporapar Paser menekankan pentingnya komitmen kontraktor yang memenangkan tender. Mereka diberi target maksimal lima bulan untuk menyelesaikan pengerjaan dua venue prioritas tersebut. “Harusnya kontraktor bisa menyelesaikan tepat waktu. Kami menargetkan maksimal lima bulan sudah rampung sehingga Oktober semua pekerjaan bisa selesai,” ungkap Abdhy.
Selain dua venue prioritas, pembangunan venue lain yang progresnya sudah di atas 50 persen juga dipastikan akan selesai sesuai jadwal. Disporapar Paser berkomitmen untuk melakukan pengawasan ketat agar seluruh fasilitas siap digunakan saat Porprov Kaltim berlangsung.
“Keberhasilan penyelesaian venue bukan hanya soal fisik bangunan, tetapi juga kesiapan tata letak dan eksterior agar sesuai dengan konsep awal. Hal ini penting untuk memberikan kenyamanan bagi atlet maupun penonton yang hadir,” pungkas Abdhy.
Progres Pembangunan Venue Utama
Berikut beberapa venue utama yang sedang dalam proses pembangunan:
Gedung Sepak Takraw
Progres saat ini berada di angka 44 persen. Meskipun progresnya masih rendah, pengerjaan sudah memasuki tahap akhir. Pekerjaan yang tersisa meliputi dinding bata, lantai, atap, dan eksterior terkait tata letak.GOR Senam
Progresnya juga berada di angka 44 persen. Sama seperti Gedung Sepak Takraw, venue ini hanya membutuhkan proses finishing. Pihak Disporapar percaya bahwa pekerjaan ini bisa selesai dalam waktu lima bulan.Venue Lain yang Progresnya Lebih Dari 50 Persen
Pembangunan venue lain yang progresnya sudah di atas 50 persen akan selesai sesuai jadwal. Pengawasan ketat dilakukan oleh Disporapar Paser untuk memastikan semua fasilitas siap digunakan saat Porprov Kaltim berlangsung.


















