Muhammad Qodari, Kepala Bakom, Umumkan Homeless Media Jadi Mitra New Media Forum

Sosok Muhammad Qodari, Kepala Bakom RI yang Mengumumkan Mitra dalam New Media Forum

Muhammad Qodari, yang menjabat sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Republik Indonesia, baru-baru ini mengungkapkan daftar mitra pemerintah dalam New Media Forum. Namun, pernyataan tersebut mendapat bantahan langsung dari sejumlah media yang dikenal sebagai homeless media.

New Media Forum adalah sebuah kumpulan yang terdiri dari puluhan akun media digital populer. Sebelumnya, media-media ini sering disebut sebagai homeless media karena tidak memiliki situs web resmi dan lebih mengandalkan platform media sosial untuk menyebarkan konten mereka.

Menurut Qodari, ada puluhan homeless media yang menjadi mitra pemerintah dalam New Media Forum. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers Update PHTC di kantor Bakom RI, Jakarta Pusat, pada Rabu (6/5/2026).

Daftar media yang disebutkan oleh Qodari antara lain:
* Folkative
* Indozone
* Dagelan
* Indomusicgram
* Infipop
* Narasi
* Muslimvlog
* USS Feed
* Bapak-Bapak ID
* Menjadi Manusia
* GNFI
* Creativox
* Kok Bisa?
* Taubaters
* Pandemic Talks
* TaubaTers
* Kawan Hawa

Lalu ada juga:
* Folix
* Ngomongin Uang
* Big Alpha
* Good States
* Hai Dulu
* Proud Project
* Vebis
* Unframe
* Kumpul Leaders
* CXO Media
* Volix Media
* How To Do Nothing
* Everless Media
* Geometry Media
* Folks Diary
* Dream
* Melodi Alam
* NKTSHI
* Modestalk
* Lead Media
* Nalar TV
* Mahasiswa dan Jakarta
* North West
* Mature Indonesia

Riwayat Jabatan Muhammad Qodari

Muhammad Qodari dilantik sebagai Kepala Bakom RI pada 27 April 2026. Ini bukan pertama kalinya ia mengucap sumpah jabatan. Sejak awal pemerintahan Prabowo-Gibran, ia telah tiga kali berganti posisi melalui prosesi pelantikan resmi.

Berikut rentetan pelantikan yang dijalani Qodari:
– Pelantikan Pertama (21 Oktober 2024): Menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Kepresidenan.
– Pelantikan Kedua (17 September 2025): Diangkat menjadi Kepala Staf Kepresidenan (KSP) menggantikan AM Putranto dalam reshuffle jilid ketiga.
– Pelantikan Ketiga (27 April 2026): Dilantik menjadi Kepala Bakom menggantikan Angga Raka Prabowo.

Rekam Jejak Akademik

Lahir di Palembang, Muhammad Qodari memiliki latar belakang intelektual yang kuat. Berikut pendidikannya:
* Sarjana Psikologi: Universitas Indonesia (1997).
* Magister Political Behavior: University of Essex, Inggris (2002).
* Doktor Ilmu Politik: Universitas Gadjah Mada (2016) dengan predikat sangat memuaskan.

Sebelum terjun ke pemerintahan, Qodari adalah pengamat politik vokal di Indonesia. Ia pernah bekerja di Institut Studi Arus Informasi (ISAI), lalu menjadi peneliti di Centre for Strategic and International Studies (CSIS). Nama Qodari semakin dikenal saat menjabat sebagai Direktur Lembaga Survei Indonesia (LSI) dan Wakil Direktur Eksekutif Lingkaran Survei Indonesia.

Pada tahun 2006, ia mendirikan Indo Barometer, lembaga riset yang menjadi rujukan dalam berbagai kontestasi politik di tanah air. Qodari juga dikenal sebagai sosok di balik gerakan “Jokpro” yang sempat menggagas wacana masa jabatan presiden tiga periode. Ia juga menjadi Ketua Umum Gerakan Satu Putaran untuk memenangkan pasangan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024.

Selain di pemerintahan, Qodari pernah menjabat sebagai Komisaris PT Pertamina Hulu Energi pada Juli 2024.

Kekayaan Muhammad Qodari

Kekayaan Muhammad Qodari juga menjadi sorotan tajam saat dilantik. Dari daftar pejabat yang dilantik hari ini, Qodari menempati posisi teratas sebagai pejabat paling tajir.

Berdasarkan data laporan kekayaan terbaru, total harta Muhammad Qodari mencapai Rp261.937.383.652 (Rp261,9 miliar). Berikut rinciannya:
* Tanah dan Bangunan: Rp182,7 miliar (aset di berbagai lokasi strategis).
* Kas dan Setara Kas: Rp70,7 miliar.
* Kendaraan: Rp933 juta.
* Harta Lainnya: Surat berharga dan harta bergerak senilai miliaran rupiah.

Kekayaan ini merupakan hasil dari karier profesionalnya selama puluhan tahun sebagai peneliti senior, pengusaha di bidang riset politik (Indo Barometer), hingga pengalamannya sebagai Komisaris PT Pertamina Hulu Energi.