Patrolmedia, Yerusalem – Sebanyak 8 Salvo rudal Iran hantam Israel sebagai serangan balasan atas konflik kedua negara tersebut sejak Senin (9/3/2026) tengah malam hingga sore hari waktu setempat.
Serangan ini dilaporkan memakan korban jiwa dan menghantam sejumlah infrastruktur vital di negara-negara Teluk.
Dilansir dari The Times of Israel, Selasa (10/3/2026), dimuat sederet fakta-fakta terkini terkait serangan masif Iran.
1. Korban Jiwa dan Rudal Cluster
Serangan salvo ketujuh Iran yang membawa hulu ledak klaster (cluster warhead) menghantam 6 lokasi di Israel tengah, termasuk Yehud, Holon, dan Bat Yam.
Laporan medis menyebutkan 1 orang tewas dan satu lainnya kritis di sebuah lokasi konstruksi di Yehud.
Sementara itu, seorang wanita di Rishon Lezion mengalami luka di kepala akibat puing-puing amunisi yang berjatuhan.
2. ‘Hadiah’ dari Pemimpin Baru Iran
Stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, terang-terangan memuji serangan ini. Mereka menyebut gelombang rudal ini diluncurkan di bawah komando Mojtaba Khamenei, pemimpin baru yang baru saja terpilih menggantikan ayahnya, Ali Khamenei.
3. Israel Balas Serang Isfahan
Tak tinggal diam, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) langsung melancarkan serangan udara balasan ke jantung pertahanan Iran. IDF mengklaim telah menghancurkan:
Markas besar korps regional Iran di Isfahan.
Pangkalan pasukan paramiliter Basij dan pusat komando keamanan internal.
Fasilitas produksi mesin roket dan lokasi peluncuran rudal.
4. Infrastruktur Energi Teluk Membara
Serangan Iran tidak hanya menyasar Israel. Infrastruktur energi di negara-negara Teluk turut menjadi sasaran:






















