Sekda Kepri Klaim Ekonomi Kepri Tumbuh 7,12%, Tertinggi di Sumatera

Ekonomi Kepri Tumbuh
Plh Sekda Kepri Adi Prihantara menghadiri audiensi Kemen PPN/Bappenas di Kantor Walikota Batam, Selasa (4/11/2025). (Foto: Diskominfo Kepri)

Patrolmedia, Batam – Plh Sekretaris Daerah Kepri Adi Prihantara mengklaim pertumbuhan ekonomi Kepri pada triwulan II 2025 tercatat mencapai 7,12%.

Menurutnya, capaian itu jadi yang tertinggi di wilayah Sumatera, bahkan menempati peringkat ke-3 secara nasional.

Hal itu disampaikan Adi saat menghadiri audiensi yang digelar Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Kemen PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) di Ruang Rapat Lt 4 Kantor Walikota Batam, Selasa (4/11/25).

“Ekonomi Kepri pada triwulan II ini sudah mencapai 7,12% yang merupakan tertinggi di Sumatera dan nomor 3 Nasional dan untuk itu Pemerintah Kepri terus mendorong dan mengupayakan agar pertumbuhan ekonomi di Kepri terus meningkat ke arah yang baik setiap tahunnya,” kata Adi.

Adi menyampaikan komitmennya untuk mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepri.

Disamping itu, Adi juga menyinggung soal pembangunan infrastruktur seperti pemugaran bandara di Karimun dan proyek waduk di Bintan.

Ia menyebut, Pemprov Kepri juga berupaya agar wilayah FTZ di Bintan, Karimun dan Tanjungpinang dapat segera diterapkan secara menyeluruh.

“Hal ini agar ketiga daerah tersebut dapat turut membantu meningkatkan perekonomian Kepri semakin tinggi, sehingga menjadikan kemakmuran dan kemajuan di Kepri tersebar secara merata hingga ke Pulau terluar,” katanya.

Direktur Bidang Infrastruktur Bappenas RI Abdul Malik menambahkan, pembangunan infrastruktur diharapkan akan memberi dampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional sehingga bisa tercapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8% di tahun 2029.

Direktur Bidang Infrastruktur Bappenas RI, Abdul Malik, menegaskan pembangunan infrastruktur menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi baik di daerah maupun nasional.

Ia optimistis, langkah ini dapat membawa Indonesia mencapai target pertumbuhan ekonomi hingga 8% pada tahun 2029.

“Pembangunan infrastruktur diharapkan memberi dampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional,” kata Abdul.

Ia menambahkan, upaya percepatan pembangunan yang dilakukan pemerintah akan menjadi fondasi penting menuju peningkatan daya saing dan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan infrastruktur yang kuat, kita berharap pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 8% di tahun 2029,” tutupnya.

Koordinasi Pemprov Kepri dan Bappenas ini untuk memperkuat koordinasi antara Kementerian kedua pihak dan instansi terkait.

Dalam pertemuan mereka juga membahas soal pemantauan, mengidentifikasi kendala, dan merumuskan solusi percepatan atas pelaksanaan proyek infrastruktur strategis di Kepri.

Hal ini sebagai bagian integral dari upaya mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8% untuk tahun 2029 mendatang.

 

(Ipl/Ft)