Jokowi Curhat Soal Ijazah, Skripsi dan KKN Saat Hadir di Reuni Fakultas Kuhutanan UGM

Jokowi di Reuni UGM
Jok
Jokowi di Reuni UGM
Jokowi menghadiri reuni 45 tahun Angkatan 80 Fakultas Kehutanan UGM di Yogyakart, (Sabtu 26/7/2025). (Foto: Screenshot/KanalYoutube DaerahSolo) 

Patrolmedia, Yogyakarta – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menghadiri reuni bersama alumni angkatan 1980 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Sabtu (26/7/2025).

Di hadapan angkatan 80-an, Jokowi curhat soal   masa kuliahnya sekaligus menceritakan terkait ijazah, skripsi, KKN yang masih diragukan banyak orang tentang keasliannya.

“Tadi Pak Arif (salah satu alumnus) menyampaikan soal nostalgia, saya lihat senang semuanya. Eh, jangan senang dulu lho. Karena ijazah saya masih diragukan,” kata Jokowi saat sambutannya, dikutip dari kanal Youtube DaerahSolo.

“Hati-hati, nanti keputusan di pengadilan. Begitu keputusannya asli, bapak ibu boleh senang. Tapi begitu tidak, yang 88 (orang) juga semuanya palsu,” kata Jokowi, spontan peserta tertawa dan bertepuk tangan.

Ia heran masalah ijazah yang ia miliki kini terus dipersoalkan. “Saya kadang geleng-geleng juga kita ini aduh, kadang nggak masuk logika kan pak. Yang kejadiannya, peristiwanya seperti yang kita lihat. Kita ini kuliah sulit-sulit. Nggak kalau saya lulus semua, lulus terus, lulus terus. Beda kalau teman baik saya Jambrung,” ucap Jokowi berkelakar.

Lalu, Jokowi manggil teman dekatnya bernama Jambrung dan memintanya maju ke depan.

“Seinget saya matematika nggak lulus sampai 4 kali,” ucapnya disusul gelak tawa hadirin.

“Sini pak. Dosennya Pak Daliyo seinget saya. Berapa kali?,” kata Jokowi

“8 kali,” jawab Jambrung.

“Seingat saya 4 kali mengulang tapi ternyata 8 kali,” kata Jokowi.

Jokowi lalu bercanda jika ijazah yang diragukan banyak pihak seharusnya milik Jambrung.

“Nah kalau yang diragukan Pak Jambrung itu boleh, matematikanya mengulang terus,” ucap Jokowi.

Ia juga menyampaikan soal skripsi yang dipermasalahkan atau disebut-sebut juga palsu.

“Skripsi tu, skripsi saya tu Profesor Doktor Ir Ahmad Soemitro.

Ia juga bercerita kalau dirinya juga diuji oleh Ir Sofian Wasito.

” Di uji, ada pengujinya, diragukan lagi. Skripsi diragukan ganti lagi KKN. Dari Ijazah lari ke Skripsi, lari ke KKN.

“KKN nya didatangin di sana. La kita kan juga KKN. Kita masuk 45 tahun yang lalu, saya lulus tahun 85,” kata Jokowi. (Erwin)