
Patrolmedia, Jakarta -:- Sebanyak 53 Sekolah Rakyat akan dibangun dan diresmikan pada tahun ajaran baru 2025-2026 mendatang.
Rencana tersebut disampaikan Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/3/25).
“Jumlah sekarang ada 82 yang sedang akan dimulai proses asesmennya oleh Pekerjaan Umum (PU),” kata Saifullah, dalam keteranganya.
82 Sekolah Rakyat tersebut masih dalam tahap asesmen bangunan hingga tanah.
Ia mengakui, memang ada 200 titik usulan bangunan atau lahan kosong dari Pemda untuk Sekolah Rakyat.
Sementara, dalam pembangunan Sekolah Rakyat, pemerintah tak hanya menggunakan APBN tapi juga akan melibatkan swasta untuk membangun sarana dan prasarana.
“Sarana prasarana nanti yang membangun PU, bukan kementerian sosial, yang membangun adalah PU,” kata Gus Ipul sapaan akrabnya.
Pihaknya saat ini masih sedang menghitung anggaran yang dibutuhkan untuk kebutuhan Sekolah Rakyat. Perhitungannya akan disesuaikan dengan biaya operasional per orang.
“Jadi, per orang itu berapa nanti kami sampaikan,” kata Gus Ipul.
Menurutnya, tiap wilayah akan memiliki perhitungan yang berbeda. Sebab, ada jenjang pendidikan yang berbeda.






















