
Patrolmedia, Tanjungpinang -:- Ansar retret bersama kepala daerah terpilih se-Indonesia di Akmil Magelang hingga Jumat 28 Februari 2025 mendatang.
Retret yang dijalani Gubernur Kepri Ansar Ahmad itu, dilakukan selama 7 hari dengan berbagai materi penting mencakup 5 poin topik utama.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Kepri, Hasan menerangkan, Gubernur Ansar retret di Magelang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri.
“Selama Gubernur mengikuti Retret ini, untuk sementara yang menghadiri kegiatan di disposisikan kepada Wakil Gubernur, dan hal ini sudah berjalan,” kata Hasan, dilansir dari laman Pemprov Kepri, Senin (25/2/25).
Ia juga menyampaikan, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura akan segera menyusul ke Magelang pada tanggal 27 Februari mengikuti Retret yang sama.
Dari 5 poin utama retret tersebut, pertama, kepala daerah wajib memahami tentang tugas pokoknya.
Hal ini penting mengingat tidak semua kepala daerah memiliki latar belakang dalam bidang politik dan pemerintahan.
Kedua adalah terkait pemahaman mengenai Asta Cita yang mencakup delapan visi pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.
Ketiga, membangun kedekatan emosional antara kepala daerah untuk mendukung kelancaran pembangunan di daerah masing-masing kedepannya.
Keempat, para kepala daerah juga akan menerima materi terkait Pengelolaan anggaran, di mana kepala daerah diharapkan dapat mengelola keuangan rakyat dengan transparan dan efisien.
Untuk topik kelima, kepala daerah harus memahami soal Ketahanan Nasional dan wawasan kebangsaan, dengan harapan serta tujuannya adalah untuk menjadikan kepala daerah sebagai garda terdepan dalam memperkuat persatuan bangsa.
“Kegiatan ini baru kali ini dilakukan dan tujuannya untuk memperkuat koordinasi dan konsolidasi agar antar daerah yang satu dengan lainnya bisa saling berkolaborasi dalam beberapa hal nantinya,” kata Hasan.
“Di lapangan Gubernur Ansar mengikuti ini tampak penuh semangat. Selanjutnya kita doakan saja semoga kegiatan ini lancar dan tujuan yang ingin didapat bisa diraih,” pungkasnya.
Editor: M. Ichsan






















