Prabowo Perkuat Kedaulatan Pangan: Hentikan Kebocoran Kekayaan Negara

Kedaulatan Pangan
Presiden Prabowo menghadiri panen raya udang di kawasan tambak Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026). (Foto: @Sekretariat Presiden)

Patrolmedia, Kebumen – Presiden Prabowo Subianto bakal memperkuat kedaulatan pangan dan menyetop kebocoran kekayaan negara.

Prabowo menyatakan perang terhadap kebocoran anggaran agar kekayaan alam Indonesia bisa dinikmati warga RI.

Hal tersebut ditegaskan Prabowo saat menghadiri panen raya udang di kawasan tambak Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026).

“Indonesia sungguh-sungguh sangat kaya, tapi terlalu banyak kekayaan kita bocor. Dan kebocoran ini harus kita hentikan,” ujar Prabowo, dilansir dari PresidenRI, Minggu (24/5/2026).

Prabowo mengungkap, dalam 19 bulan masa pemerintahannya, Indonesia menunjukkan progres positif dengan mencapai swasembada di sejumlah komoditas pangan utama seperti beras dan jagung.

Namun, kedaulatan pangan ini tidak akan kokoh jika kekayaan negara masih terus bocor.

Prabowo kembali mengungkit pidatonya di hadapan MPR RI pada 20 Mei 2026 lalu mengenai krusialnya menutup celah kebocoran sumber daya negara.

Bersama jajaran kabinetnya, ia berjanji bakal mengambil tindakan apa pun demi menyelamatkan aset bangsa.

“Dan saya bertekad, saya akan berusaha sekeras tenaga saya, dan tenaga semua pembantu saya, kita akan berbuat apa saja yang diperlukan untuk menghentikan kebocoran kekayaan rakyat Indonesia,” sebutnya.

Menurut Prabowo, pengelolaan mandiri dan penghentian kebocoran ini sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945.

Ia tidak mau hasil bumi Indonesia justru dinikmati pihak asing atau segelintir kelompok saja.

“Kekayaan itu harus dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia. Tidak hanya segelintir saja. Kita tidak mau kekayaan kita terus-menerus dipermainkan oleh orang-orang tertentu, oleh negara-negara tertentu,” kata Prabowo.

Di tengah situasi dunia yang dipenuhi konflik geopolitik, Prabowo bersyukur ketahanan pangan Indonesia mulai mandiri.

Setelah berhasil swasembada beras dan jagung, pemerintah kini membidik kemandirian sektor peternakan.

“Kita sekarang sudah swasembada pangan. Sudah swasembada beras, jagung, kemudian protein kita, telur, ayam. Daging kita masih belum. Ini sudah kita kerjakan, mungkin kita 4 tahun lagi, 5 tahun lagi kita swasembada daging. Pangan relatif kita aman,” ujarnya.

Langkah memperkuat kedaulatan pangan dan menutup rapat kebocoran kekayaan negara dinilai Prabowo sebagai fondasi utama wajib demi menjaga pertahanan serta ketahanan nasional ke depan.

 

(Kml/Ft)