Astra Motor Papua Latih Agen Safety Riding Menuju Trofi Nasional

Pelatihan Intensif untuk Calon Duta Safety Riding di Jayapura

Pada Jumat, 14 Mei 2026, Astra Motor Papua menggelar pelatihan intensif bagi para calon Duta Safety Riding di Jayapura. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam persiapan mereka menghadapi kompetisi nasional yang akan berlangsung di Jakarta pada Oktober 2026. Pelatihan ini tidak hanya bertujuan untuk mempersiapkan peserta secara teknis, tetapi juga untuk membentuk generasi agen perubahan dalam budaya berkendara aman.

Persiapan Menuju Kompetisi Nasional

Kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari peta jalan pembinaan keselamatan berkendara Honda di Papua. Sebagai bentuk komitmen terhadap keselamatan berkendara, Astra Motor Papua menekankan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat tentang keamanan saat berkendara. Dengan demikian, pelatihan ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sebagai wadah untuk menciptakan duta-duta yang mampu menyebarkan nilai-nilai keselamatan berkendara kepada masyarakat luas.

Materi Pelatihan yang Komprehensif

Para peserta diberikan materi yang mencakup berbagai aspek penting dalam keselamatan berkendara. Mulai dari teknik dasar berkendara aman yang telah terstandarisasi, hingga pemahaman mendalam mengenai identifikasi potensi bahaya di jalan raya. Selain itu, peserta juga dilatih dalam penggunaan perlengkapan keselamatan yang benar sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Selain aspek teknis, peserta juga diberikan pelatihan dalam kemampuan presentasi dan komunikasi publik. Tujuannya adalah agar mereka mampu menyampaikan pesan keselamatan berkendara secara persuasif dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan masyarakat.

Sesi Teach Back: Metode Pembelajaran yang Efektif

Salah satu metode utama dalam pelatihan ini adalah sesi teach back, yaitu praktik mengajar di mana setiap calon duta diajarkan bagaimana menyampaikan kembali seluruh materi yang telah mereka terima di hadapan instruktur dan sesama peserta. Metode ini diterapkan untuk memastikan bahwa peserta tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu mengajarkannya.

Standar penilaian dalam sesi ini mencakup kedalaman penguasaan konten, kemampuan pengelolaan kelas, ketepatan demonstrasi teknik berkendara, serta kepercayaan diri dalam tampil di depan publik.

Tanggapan dari Pihak Terkait

Marketing Manager Astra Motor Papua, Suhendri, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar persiapan kompetisi, melainkan bagian dari investasi jangka panjang dalam membangun ekosistem keselamatan berkendara yang kuat di Papua. Ia berharap para calon duta dapat tampil maksimal di kompetisi nasional dan membawa kebanggaan bagi Papua.

Sementara itu, Kepala Program Studi Teknik Otomotif, Yusuf Lolo, S.T, yang turut menyaksikan jalannya pelatihan, mengapresiasi metode pembelajaran yang diterapkan oleh instruktur Astra Motor Papua. Menurutnya, metode pelatihan ini sangat relevan dengan dunia pendidikan vokasi saat ini, karena para calon duta tidak hanya belajar teori dan praktik berkendara, tetapi juga dilatih menjadi pengajar yang baik.

Tantangan dan Harapan di Kompetisi Nasional

Dengan kompetisi nasional di Jakarta yang kini tinggal menghitung bulan, Astra Motor Papua optimistis para calon duta yang telah melalui proses seleksi dan pembinaan ini siap bersaing di level nasional. Lebih dari sekadar membawa pulang trofi, keberhasilan Papua menempatkan perwakilannya di kompetisi nasional diharapkan dapat membawa pesan kuat bahwa budaya keselamatan berkendara telah tumbuh dan berakar, bahkan di ujung timur Indonesia.