Bisnis  

Pendapatan Siloam Capai Rp 12,8 Triliun, Bamsoet hingga Yasonna Jadi Komisaris

Kinerja Keuangan Siloam International Hospitals Tbk pada Tahun 2025

PT Siloam International Hospitals Tbk menutup Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 dengan mencatatkan pendapatan sebesar Rp 12,8 triliun. Capaian ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 5,2 persen secara tahunan (year on year/YoY). Selain itu, perusahaan juga mencatatkan EBITDA sebesar Rp 2,8 triliun atau naik 18,3 persen YoY serta laba bersih sebesar Rp 1,1 triliun atau tumbuh 22,5 persen YoY.

Presiden Direktur Siloam, David Utama, menyatakan bahwa kinerja positif ini didorong oleh implementasi strategi archetype yang memperkuat penyelarasan antara kemampuan klinis, alokasi modal, dan sumber daya operasional di seluruh jaringan rumah sakit Siloam. Ia mengungkapkan bahwa strategi tersebut menjadi awal dari transformasi besar perusahaan dalam menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi yang lebih mudah diakses oleh masyarakat Indonesia.

Susunan Dewan Komisaris yang Baru

Dalam RUPST tersebut, pemegang saham juga menyetujui pengangkatan dan pengangkatan kembali jajaran direksi dan komisaris perseroan. Pada susunan terbaru Dewan Komisaris, Yasonna H. Laoly ditunjuk sebagai Presiden Komisaris sekaligus Komisaris Independen. Selain itu, Bambang Soesatyo juga masuk sebagai Komisaris Independen.

Susunan Dewan Komisaris Siloam terbaru meliputi:
* Yasonna H. Laoly sebagai Presiden Komisaris/Komisaris Independen
* Andy Nugroho Purwohardono sebagai Komisaris
* Sigit Prasetya sebagai Komisaris
* James Tobias Hall sebagai Komisaris Independen
* Bambang Soesatyo sebagai Komisaris Independen

Sementara itu, susunan direksi terdiri dari:
* David Utama sebagai Presiden Direktur
* Atiff Ibrahim Gill sebagai Direktur
* Benny Haryanto Djie sebagai Direktur
* Gabriele Isacco Tironi sebagai Direktur
* Phua Meng Kuan (Daniel Phua) sebagai Direktur
* Richard Kidarsa sebagai Direktur
* Surya Tatang sebagai Direktur

Ekspansi Bisnis dan Inovasi Teknologi

Dalam ekspansi bisnisnya, Siloam telah memulai operasional Siloam Hospitals Surabaya Mochtar Riady Center for Advanced Care (MRCAC). Perseroan juga melakukan soft launching perluasan Siloam Hospitals Makassar dengan menghadirkan sistem CT-LINAC terintegrasi pertama di Asia Tenggara untuk layanan precision oncology.

Kebijakan Dividen Tahun Ini

Meskipun mencatatkan pertumbuhan kinerja positif, RUPST memutuskan tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2025. Seluruh laba bersih tahun 2025 akan dicatat sebagai laba ditahan perseroan. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat posisi keuangan perusahaan dan mendukung proyek pengembangan berkelanjutan.