Kehadiran Ketua DPRD Depok dalam Perayaan Lebaran 2026
Ketua DPRD Kota Depok, Ade Supriyatna, turut meramaikan perayaan Lebaran Depok 2026 yang diadakan di Alun-alun Timur Depok, Jalan Boulevard Raya, Cilodong pada hari Kamis (7/5/2026). Acara ini menjadi momen penting bagi masyarakat setempat untuk merayakan tradisi lebaran dengan penuh semangat dan kebersamaan.
Pada kesempatan tersebut, Ade tampil dengan gaya yang menarik dan khas. Ia mengenakan celana bahan berwarna cream serta baju kemeja hitam lengan panjang yang memberikan kesan rapi dan elegan. Topi flat cap berwarna coklat yang ia kenakan menambah kesan vintage dan retro pada penampilannya. Tak hanya itu, Ade juga memakai cukin Betawi atau selendang ondel-ondel berwarna merah yang dililitkan di leher, mencerminkan identitas budaya lokal yang kuat.
Penampilan Ade tidak hanya sekadar gaya, tetapi juga mencerminkan filosofi utama dari Lebaran Depok, yaitu memastikan terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat, seperti pangan dan sandang. Menurutnya, acara ini adalah bentuk perayaan yang tidak hanya bersifat religius, tetapi juga sosial dan budaya.
“Alhamdulillah, Lebaran Depok ini memiliki filosofi yang jelas, yaitu memenuhi kebutuhan pangan dan sandang bagi seluruh masyarakat,” ujar Ade saat hadir dalam perayaan Lebaran Depok di Tapos, Selasa (5/5/2026).
Tradisi yang Dilestarikan dalam Lebaran Depok
Perayaan Lebaran Depok tidak hanya sekadar acara seremonial, tetapi juga melibatkan berbagai tradisi yang telah dilestarikan sejak dulu. Beberapa di antaranya adalah:
- Ngubek empang – kegiatan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ikan bagi masyarakat.
- Ngaduk dodol – merupakan tradisi pembuatan makanan khas yang biasanya disajikan dalam perayaan lebaran.
- Andil kebo – yaitu pemotongan hewan ternak, biasanya kerbau, untuk memenuhi kebutuhan daging.
- Nyedeng pasang baju – aktivitas yang diadakan di Alun-alun untuk memenuhi kebutuhan pakaian (sandang) bagi masyarakat.
Tradisi-tradisi ini tidak hanya menjaga nilai-nilai budaya, tetapi juga memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat. Melalui acara ini, masyarakat dapat merasakan sukacita lebaran dengan kebutuhan yang tercukupi secara merata.
Nilai Luhur yang Diwujudkan dalam Acara
Lebaran Depok juga menjadi wadah untuk menunjukkan nilai-nilai luhur pendahulu masyarakat Depok, seperti sifat guyub, gotong royong, dan kerja sama. Hal ini sangat terlihat dalam berbagai kegiatan yang diadakan, termasuk tradisi Bawa Rantangan.
- Bawa Rantangan – merupakan tradisi yang melambangkan kebersamaan dan kepedulian sesama. Dalam acara ini, masyarakat saling membantu dalam memenuhi kebutuhan dasar, baik dalam bentuk makanan maupun pakaian.
Melalui tradisi ini, semua lapisan masyarakat bisa merasakan sukacita lebaran dengan kebutuhan yang terpenuhi secara merata. Acara ini juga menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan dan menjaga keharmonisan dalam masyarakat.





















