Jabar, Kota Bandung – Nasib malang dialami seorang pemuda bernama Rizky Ramadhan Anwari (28 tahun), yang menjadi korban begal dan justru dihakimi massa oleh warga di Jalan Babakan Ciparay, Kota Bandung.
Insiden tersebut terjadi pada Rabu (7/5/2026) malam, ketika Rizky baru saja mengantarkan pacarnya pulang. Setibanya di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di dekat Terminal Leuwipanjang, dia dihampiri oleh tiga orang pelaku.
Para pelaku menggunakan penutup wajah dan mengaku sebagai anggota polisi. Mereka meminta Rizky menyerahkan ponselnya untuk diperiksa, namun korban menolak. Hal ini membuat para pelaku marah dan menuduh korban menggunakan narkoba.
Rizky kemudian diminta untuk dilakukan tes urine di wilayah Sukajadi. “Saya harus ikut sama dia. Dibawa ke arah Polsek Sukajadi,” ujar Rizky saat ditemui di Bandung, Jumat (8/5).
Karena Rizky tidak merasa menggunakan narkoba, korban pun menuruti permintaan pelaku. Motor korban dibawa oleh pelaku. Setibanya di Jalan Babakan Ciparay, pelaku berhenti dengan alasan hendak buang air kecil dan meminta korban turun dari motor.
Saat korban turun, pelaku tiba-tiba berusaha kabur membawa motor korban. Rizky pun mengejar sambil berteriak minta tolong, tetapi komplotan penjahat itu justru meneriaki balik korban sebagai begal. “Malah berbalik saya yang dituduh begal,” ucap Rizky.
Tanpa banyak basa-basi, warga yang ada di lokasi langsung mengeroyok korban. Beruntung, saat itu ada polisi dari Tim Prabu Polrestabes Bandung yang datang untuk melerai. Para pelaku kemudian diminta menunjukkan surat kendaraan, tetapi tidak dapat menunjukkannya.
“Kalau benar ini motor dia, kata saya ‘Mana surat-surat motornya?’. Dia (pelaku) down, nggak bisa jawab,” ungkap Rizky.
Setelah itu, ketiga pelaku langsung ditangkap oleh polisi dan dibawa ke Polsek Babakan Ciparay untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Sementara itu, korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, dan saat ini Rizky sudah pulang ke rumahnya.
“Benjol-benjol (kepala). Terus sebelah tangan kiri dilindas pakai motor. Kena pukul sama tendang pokoknya,” kata Rizky.
Sementara itu, saat disinggung kemungkinan melaporkan warga yang mengeroyoknya, Rizky belum bisa memastikan. Dia mengaku sudah lupa wajah-wajah yang mengeroyoknya. Namun, Rizky masih menyimpan marah karena warga Babakan Ciparay tiba-tiba mengeroyoknya tanpa memberinya kesempatan untuk penjelasan.
Kini, dia akan fokus terlebih dahulu memproses hukum tiga pelaku yang membegalnya. “Massa tersebut nggak bisa denger penjelasan atau alasan saya dulu gitu. Kesalnya itu sih,” ujar Rizky.
Sebelumnya, total tiga terduga pelaku begal berinisial YNS, RSD, dan AR sudah ditangkap oleh polisi dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Babakan Ciparay. Barang bukti motor yang diduga dibegal pun sudah disita. Mereka belum ditetapkan sebagai tersangka.






















