Local  

Ketua DPD PDIP Sumut Bagikan Benih P-32 di Samosir, Osvaldo Dorong Akses Bibit Tanaman Keras

Dukungan untuk Petani di Desa Marlumba

Wakil Ketua DPRD Samosir, Osvaldo Ardiles Simbolon, menekankan pentingnya keterlibatan aktif pemerintah desa dan petani dalam mengajukan permohonan bantuan bibit serta sarana pertanian. Pernyataan ini disampaikannya saat mendampingi Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Rapidin Simbolon, dalam acara penyerahan benih jagung unggul P-32.

Osvaldo menilai bahwa peluang bantuan masih terbuka lebar, termasuk melalui lembaga seperti Bapemas Barumun di Pematang Siantar. Ia juga menyebutkan bahwa berbagai jenis tanaman keras memiliki potensi besar untuk dikembangkan di wilayah tersebut.

“Silakan ajukan permohonan. Nanti kita perjuangkan bersama. Kepala desa kami harap bisa memfasilitasi,” ujar Osvaldo. Ia menambahkan bahwa bantuan yang diupayakan tidak hanya terbatas pada jagung, tetapi juga mencakup komoditas lain seperti kakao, alpukat, durian premium, dan berbagai tanaman buah.

Kehadiran rombongan PDI Perjuangan disambut dengan antusias oleh para petani. Nyonya Sijabat boru Sihotang menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang konsisten diberikan kepada petani kecil di Samosir.

“Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Rapidin Simbolon dan PDI Perjuangan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya. Petani lain, Desy Napitu, mengungkapkan bahwa benih jagung P-32 yang sebelumnya diberikan telah menunjukkan hasil yang baik.

Menurut dia, produktivitas meningkat dengan ukuran tongkol yang lebih besar dibandingkan benih yang biasa mereka beli. “Kami sudah merasakan hasilnya. Jagungnya bagus, tongkolnya besar dan produktif,” katanya.

Meski demikian, para petani masih berharap adanya dukungan lanjutan, terutama alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk meningkatkan pengelolaan lahan. Menanggapi hal itu, Rapidin Simbolon menyebut bantuan benih sebagai langkah awal untuk mendorong kemandirian petani.

Ia juga berencana menggelar kompetisi bagi petani dengan hasil panen terbaik, dengan hadiah alsintan berupa jetor. Selain itu, Rapidin mengungkapkan pihaknya tengah menyiapkan satu unit traktor besar senilai sekitar Rp600 juta yang akan digunakan secara bergiliran oleh petani.

“Bulan Juli traktor itu akan datang. Bisa dipakai bersama, petani hanya menanggung biaya operasional,” ujarnya. Rapidin berharap program tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan petani, termasuk membuka peluang pendidikan bagi anak-anak mereka.

Ia juga menyiapkan program beasiswa bagi lima mahasiswa dari keluarga petani kurang mampu di desa tersebut. Dalam kesempatan itu, Osvaldo kembali menegaskan pentingnya sinergi antara petani, pemerintah desa, dan pemangku kepentingan lainnya agar berbagai bantuan yang direncanakan dapat terealisasi dan tepat sasaran.

Berbagai Bentuk Bantuan yang Disiapkan

Beberapa bentuk bantuan yang telah disiapkan oleh PDI Perjuangan dan pihak terkait antara lain:

  • Penyediaan benih jagung unggul P-32 yang telah terbukti memberikan hasil yang baik.
  • Pengembangan berbagai komoditas pertanian seperti kakao, alpukat, dan durian premium.
  • Penyediaan alsintan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan lahan.
  • Kompetisi bagi petani dengan hasil panen terbaik, dengan hadiah alsintan berupa jetor.
  • Persiapan satu unit traktor besar yang akan digunakan secara bergiliran oleh petani.
  • Program beasiswa untuk lima mahasiswa dari keluarga petani kurang mampu.

Harapan Masyarakat

Para petani di Desa Marlumba berharap bantuan yang diberikan dapat terus berkelanjutan dan tidak hanya sebatas pada penyediaan benih. Mereka berharap adanya dukungan tambahan, seperti alat dan mesin pertanian, yang dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka.

Selain itu, masyarakat juga berharap adanya program pendidikan yang dapat membantu anak-anak petani untuk memiliki masa depan yang lebih cerah. Dengan adanya beasiswa, diharapkan anak-anak dari keluarga petani dapat memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.

Sinergi yang Diperlukan

Osvaldo Ardiles Simbolon menekankan pentingnya sinergi antara petani, pemerintah desa, dan pemangku kepentingan lainnya. Dengan kolaborasi yang kuat, berbagai bantuan yang direncanakan dapat terealisasi dan tepat sasaran.

Ia berharap pemerintah desa dapat menjadi mediator yang efektif dalam memfasilitasi permohonan bantuan dari petani. Dengan begitu, semua pihak dapat saling mendukung dan menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pertumbuhan pertanian di daerah tersebut.