Local  

Pengidap luka kecelakaan kereta di RSUD Kota Bekasi



Kereta Argo Bromo Anggrek mengalami kecelakaan tabrakan dengan kereta komuter (KRL) yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur pada malam hari, Senin (27/4). Peristiwa ini terjadi saat kereta jarak jauh tersebut menabrak gerbong belakang dari KRL yang sedang berhenti.

Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah penumpang KRL mengalami luka-luka. Dari total korban, sebanyak 52 orang dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Dari jumlah tersebut, dua korban diantaranya dirujuk ke rumah sakit lain, sementara dua pasien lainnya sudah dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan medis.

Berikut adalah daftar lengkap korban luka-luka yang sedang dirawat di RSUD Kota Bekasi per tanggal Selasa (28/4) pagi:

  1. Desvita
  2. Ahmad Nur Syahril
  3. Subur Sagita
  4. Ghovy Salsabila
  5. Siti Maryam
  6. Rivan Mandara
  7. Anggita R. Utami
  8. Hari Septiansah
  9. Dwi Apriliana
  10. Ratri Intan
  11. Andi Saputra (Pulang)
  12. Sausan Sarifah
  13. Dinasti Kusuma
  14. Yuliana
  15. Ira Indira Putri
  16. Hari Septiyanstal
  17. R. Rustiati
  18. Amalia Hasanah Ulfi
  19. Vira Oktaviani Putra (Dirujuk ke Mitra Primbon)
  20. Yuliana Nur Pratame (Dirujuk ke Siloam)
  21. Nuryati
  22. Nuriah Indah Rahmati
  23. Fitria Husni
  24. Anggita
  25. Leni Julianti
  26. Purwati
  27. Yunita Endang
  28. A Regita
  29. Subandi
  30. Muchlis
  31. Riki
  32. Alvia
  33. Dewi Sagita
  34. Stevani Sofia
  35. Eri Rustiati
  36. Ester
  37. M Anwar
  38. Laili
  39. Rivan
  40. Ayunda
  41. Mustika Ayu Pujian
  42. Surtati
  43. Evi
  44. Shofie
  45. Iie Suendi
  46. Dewi Suryani
  47. Despita
  48. Choirunnisa
  49. Rista Triana (Dipulangkan)
  50. Pamulang Rani
  51. Febrian Nurul
  52. Mia Citra

Para korban yang mengalami cedera ringan hingga sedang kini sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat. Tim medis terus memberikan pertolongan dan memastikan kondisi kesehatan para korban stabil.

Selain itu, pihak berwenang juga sedang melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut. Sejumlah petugas dari Badan Nasional Keselamatan Transportasi (BNKT) dan pihak terkait lainnya telah turun tangan untuk memastikan proses investigasi berjalan lancar.

Sejauh ini, tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, masyarakat tetap diminta untuk tetap waspada dan menghindari area stasiun yang masih dalam proses pemeriksaan.

Kecelakaan ini menjadi peringatan penting bagi seluruh pengguna transportasi kereta api, terutama dalam hal keselamatan dan kesiapan operasional kereta. Diharapkan, kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan.