Freelander Kembali Hadir dengan Ciri Khas Inggris dan Jiwa Tiongkok
Freelander Kembali Hadir dengan Ciri Khas Inggris dan Jiwa Tiongkok
Di bawah naungan grup Chery, Freelander kini hadir kembali sebagai merek premium yang menawarkan kombinasi unik antara ciri khas Inggris dan jiwa Tiongkok. Merek ini sebelumnya dikenal sebagai salah satu model dari Land Rover yang legendaris. Meskipun tidak sepopuler Defender, Freelander juga memiliki reputasi yang kuat berkat kemampuannya dalam menghadapi medan off-road yang ekstrem.
Meski penjualan Freelander cukup baik, eksistensinya harus berakhir pada 2015 setelah digantikan oleh Land Rover Discovery Sport. Namun, di akhir April 2026, Freelander kembali muncul dengan transformasi yang signifikan. Kali ini, ia berada di bawah naungan grup Chery yang bekerja sama dengan Jaguar Land Rover. Reinkarnasi ini membawa banyak perubahan yang mencolok.

Beberapa hal penting dalam kehadiran Freelander yang baru adalah:
Transformasi menjadi sebuah merek
Freelander yang sebelumnya hanya merupakan model dari Land Rover, kini telah menjadi sebuah brand atau lebih tepatnya sub-brand dari grup besar Chery. Konsep merek ini ditujukan untuk menjadi brand premium dengan fokus pada kapabilitas off-road dan citarasa mewah. Model pertama dari Freelander sebagai brand adalah Freelander 8.Penggunaan teknologi energi terbarukan (NEV)
Berbeda dengan versi sebelumnya yang hanya menggunakan mesin bakar, Freelander 8 kini mendukung powertrain BEV (Battery Electric Vehicle) dan REEV (Range Extender Electric Vehicle). Jarak tempuhnya sangat jauh, dan baterainya yang diproduksi oleh CATL bisa menerima daya hingga 350 kW. Dengan demikian, pengisian baterai Freelander 8 bisa dilakukan secara cepat.Aplikasi teknologi canggih dari Chery
Chery, yang merupakan salah satu raksasa dalam kemajuan teknologi mobil penumpang, memberikan kontribusi besar dalam kemampuan Freelander 8. Salah satu fitur utamanya adalah Intelligent All-Terrain System (i-ATS), yang membuat mobil ini sangat tangguh dalam medan off-road. Di atapnya terdapat sensor LiDAR yang memastikan fitur ADAS (Advanced Driver Assistance System) bekerja dengan mulus.Bodi yang besar dan megah
Panjang Freelander 8 mencapai 5,1 meter dan disebut sebagai full size SUV. Saat melihatnya secara langsung, postur mobil ini terlihat panjang, tinggi, dan lebar, sehingga mudah dibayangkan betapa intimidatifnya Freelander saat melaju di jalan.

Selain itu, desain khas Freelander tetap dipertahankan. Siluet boxy di wajah dan atap adalah ciri khas yang sering digunakan untuk membuat SUV terlihat lebih macho. Desainer Freelander 8, Philip Simmons, berhasil menjaga perawakan mobil ini tetap “British” dengan desain yang berkarisma, sambil juga mempertahankan elemen lama seperti pilar C yang miring. Bentuk pilar C ini bahkan menjadi ikon Freelander 8 yang mungkin akan muncul di model-model lainnya nanti.
“Freelander 8 adalah model pertama dari 6 model yang akan kami luncurkan dalam 5 tahun ke depan,” ujar Lucia Mao, CEO Freelander International dalam acara Freelander Night di Wuhu, Anhui, Tiongkok (26/4).

Freelander 8 tidak hanya menawarkan performa dan desain yang menarik, tetapi juga membawa semangat baru bagi merek yang sudah lama absen. Dengan kolaborasi antara Chery dan Jaguar Land Rover, Freelander kembali hadir sebagai pesaing baru di pasar mobil premium.
Merek ini membuktikan bahwa inovasi dan tradisi bisa berjalan bersama, memberikan pengalaman berkendara yang tak terlupakan bagi para penggemar mobil.






















