Kekalahan dari Manchester City, Tapi Keyakinan Arteta Tetap Kuat
Kekalahan yang dialami Arsenal dalam pertandingan melawan Manchester City jelas menjadi pukulan berat bagi tim asuhan Mikel Arteta. Namun, meski kalah dengan skor 2-1, keyakinan dan semangat di dalam tim tetap terjaga.
Arsenal datang ke Etihad Stadium dengan keunggulan poin, namun akhirnya pulang dengan tangan kosong setelah kalah di kandang City. Hasil ini memperkuat posisi Manchester City dalam persaingan gelar liga Inggris, mengingat jumlah pertandingan yang tersisa semakin sedikit.
Pada babak pertama, pertandingan terlihat seimbang setelah Rayan Cherki dan Kai Havertz mencetak gol masing-masing. Namun, gol penentu dari Erling Haaland di babak kedua menjadi penentu hasil pertandingan dan mengubah momentum ke kubu tuan rumah.
Kesempatan yang Terlewat
Menurut Mikel Arteta, yang paling disesali bukan sekadar kekalahan, tetapi bagaimana timnya gagal memanfaatkan peluang yang ada. Arsenal sebenarnya memiliki beberapa momen penting untuk mencuri poin, bahkan menang.
Eberechi Eze dan Gabriel sempat membentur tiang gawang, sementara Havertz membuang dua peluang emas termasuk sundulan di detik-detik akhir yang melayang di atas mistar.
Arteta mengatakan bahwa sikap tim sudah terlihat sejak awal pertandingan. Meskipun begitu, ia merasa timnya kurang tenang dalam beberapa momen penting.
”Sejak awal, sikap tim, Anda bisa melihatnya. Kami seharusnya bisa lebih tenang di beberapa momen, tetapi kami jelas membawa permainan ke area yang kami inginkan, dan kami pikir kami memiliki kesempatan untuk memenangkannya,” ujar Mikel Arteta.
”Kami menciptakan situasi yang kami yakini bisa kami capai. Kami tahu, kami berada di level ini karena tim ini telah membawa kami ke sini; itulah level yang harus Anda capai untuk memenangkan pertandingan,” tambah dia.
Detail Kecil, Dampak Besar
Arteta menilai bahwa perbedaan antara Arsenal dan City dalam laga ini terletak pada momen-momen krusial. Ia menyebut bahwa saat berada di depan gawang, setiap peluang besar harus dimanfaatkan dengan baik.
”Saat ini, ada elemen-elemen tertentu yang terpenting ketika Anda berada di depan gawang, dan memiliki peluang besar, seperti yang kita miliki, Anda perlu memanfaatkannya untuk pulang dari Etihad dengan tiga poin,” ujar Arteta.
”Ada banyak pertarungan dan intensitas, Anda mengharapkan itu, tetapi ada bagian-bagian besar dari pertandingan yang memiliki banyak kesamaan dengan 28 menit pertama final piala karena kami memiliki dua peluang besar untuk unggul dan kami tidak berhasil itu mengubah jalannya pertandingan,” lanjutnya.
”Kami menjalani pertandingan demi pertandingan, kami memiliki beberapa momen yang sangat bagus. Kami telah melihat level permainan hari ini, kami bisa mengatasinya, tidak hanya itu, tetapi kami bahkan bisa menjadi lebih baik,” sambung Arteta.
Momentum yang Masih Ada di Tangan Arsenal
Bagi Arteta, ini bukan soal tertinggal, tapi seberapa cepat timnya bisa berkembang dari situasi ini. Dua kekalahan beruntun memang membuat posisi Arsenal goyah. Momentum kini ada di tangan City. Tapi Arteta belum siap menyerah.
”Kami sangat yakin bahwa kami bisa melakukannya. Kami telah melakukannya. Hari ini kami kembali menunjukkan tim seperti apa kami sebenarnya, semuanya ada di tangan kami, dan kemenangan ada di depan mata,” tegas Arteta.
Di fase akhir musim seperti ini, kepercayaan diri bisa sama pentingnya dengan taktik. Arsenal mungkin terpukul, tapi belum tumbang.






















