Berita  

Kurban Vicky Prasetyo: Niat Tulus untuk Ibu 3 Mantan & Zaskia Gotik

Ibadah Kurban Vicky Prasetyo: Kebaikan Lintas Mantan dan Tiga Ibu Tercinta

Perayaan Idul Adha selalu menjadi momen yang sarat makna, di mana umat Muslim di seluruh dunia melaksanakan ibadah kurban sebagai bentuk ketaatan dan rasa syukur. Di tengah tradisi tersebut, presenter dan penyanyi Vicky Prasetyo kembali mencuri perhatian dengan cara unik dalam menunaikan ibadah kurbannya pada Idul Adha 2026. Kali ini, Vicky memilih untuk tidak hanya berkurban atas nama keluarga intinya, tetapi juga meluaskan niat baiknya kepada sosok-sosok ibu dari mantan kekasih dan istrinya.

Keputusan Vicky ini tentu saja menimbulkan rasa penasaran. Ia menjelaskan bahwa niat tersebut lahir dari pemahaman mendalam tentang arti keluarga dan hubungan. “Ya memang mungkin istri bisa jadi mantan, tapi kalau mertua, walaupun sebutannya mantan, di hati kita dia tetap menjadi ibu kita,” ungkap Vicky Prasetyo saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, belum lama ini. Pernyataan ini menegaskan bahwa bagi Vicky, ikatan emosional dengan seorang ibu, terlepas dari status hubungannya dengan sang anak, tetaplah memiliki nilai yang tak terhingga.

Menghormati Tiga Ibu: Zaskia Gotik, Angel Lelga, dan Kalina Oktarani

Vicky Prasetyo tidak ragu untuk merinci satu per satu nama mantan mertua yang ia sertakan dalam niat ibadah kurbannya. Ia menyebutkan tiga sosok ibu yang memiliki peran penting dalam perjalanan hidupnya dan menjadi bagian dari keluarga besarnya di masa lalu.

  • Ibunda Zaskia Gotik: Vicky secara spesifik menyebut “si Emak” sebagai ibunda dari mantan kekasihnya, Zaskia Gotik.
  • Ibunda Angel Lelga: Ia juga menyatakan bahwa kurbannya ditujukan untuk ibunda dari mantan istrinya, Angel Lelga. Pernyataan ini diucapkannya dengan penuh keyakinan.
  • Almarhumah Ibunda Kalina Oktarani: Vicky juga tak lupa menyertakan almarhumah ibunda dari mantan istrinya yang lain, Kalina Oktarani. “Saya salurkan kurbannya, kita kirimkan doa dan lain-lain,” ucapnya, menunjukkan bahwa niatnya adalah untuk mendoakan dan memberikan kebaikan.

Perluasan Kebaikan untuk Ibu dari Mantan Istri Pertama

Tak berhenti pada ketiga sosok tersebut, Vicky Prasetyo juga menambahkan satu nama lagi dalam daftar penerima kebaikan kurbannya, yaitu ibunda dari mantan istri pertamanya, Rama Nuraini. Alasan di balik keputusan ini adalah kedekatan emosional yang ia rasakan dengan sosok ibu tersebut.

Menurut Vicky, ibu dari Rama Nuraini memiliki ikatan emosional yang sangat erat dengannya, terutama karena statusnya sebagai nenek dari anak-anaknya. Kehadiran seorang nenek dalam kehidupan cucu-cucunya tentu memiliki arti yang mendalam, dan Vicky ingin menghormati hubungan tersebut melalui ibadah kurbannya.

Niat Tulus Tanpa Pencitraan

Ketika ditanya mengenai alasannya tidak mengabarkan niat baik ini kepada para mantan mertuanya, Vicky memiliki pandangan yang bijak. “Udah diniatin aja. Kadang ditulis namanya di kupon kurban, ya udah. Gak perlu kita klarifikasi lagi ke mereka karena kan ini niatnya baik,” jelasnya.

Vicky berpendapat bahwa mengabarkan tindakan baik seperti ini kepada pihak terkait justru bisa menimbulkan kesan mencari sorotan atau pencitraan. Ia lebih memilih untuk menjalankan niat tulusnya secara diam-diam, agar ibadah kurbannya murni dilakukan karena Allah semata. “Lalau kita kabarin, kesannya malah kayak nyari sorotan atau apa. Lebih baik langsung jalankan saja,” tambahnya.

Mendoakan, Bukan Merendahkan

Vicky Prasetyo dengan tegas mengklarifikasi bahwa niatannya untuk berkurban atas nama ibu dari para mantannya bukanlah untuk merendahkan siapapun. Sebaliknya, ia menekankan bahwa tujuan utamanya adalah untuk mendoakan mereka. Ibadah kurban, dalam konteks ini, menjadi media untuk menyalurkan doa, kebaikan, dan harapan agar para ibu tersebut senantiasa mendapatkan keberkahan.

Meskipun demikian, Vicky tidak menampik bahwa hubungan dengan semua mantannya tidak selalu berada dalam kondisi yang harmonis. Namun, ia tetap membuka diri untuk komunikasi yang lebih baik. “Tapi kalau nanti berkomunikasi pun ya udahlah, aku juga pengen ngerembuk lah kita sama-sama lah,” ujarnya, menunjukkan sikap kedewasaan dan keinginan untuk menjaga hubungan baik sejauh mungkin.

Kisah ibadah kurban Vicky Prasetyo ini menjadi pengingat bahwa kebaikan dan penghormatan dapat melampaui batas-batas hubungan yang telah usai. Melalui tindakan ini, Vicky Prasetyo menunjukkan bahwa menghargai peran seorang ibu, bahkan yang pernah menjadi bagian dari keluarga besar melalui pernikahan, adalah sebuah nilai luhur yang patut dicontoh.