Laga Persiku vs PSIS Semarang Berlangsung 90+38 Menit, Ini Akibatnya

Laga Persiku vs PSIS Semarang Berakhir dengan Drama yang Panjang

Pertandingan antara Persiku dan PSIS Semarang dalam rangkaian Pegadaian Championship 2025/2026 berlangsung sangat dinamis dan penuh drama. Laga yang digelar di Stadion Wergu Wetan Kudus ini berakhir dengan skor imbang 3-3, setelah pertandingan berlangsung hingga 90+38 menit. Hal ini membuat laga tersebut menjadi salah satu pertandingan terpanjang dalam sejarah derby Jateng.

Perjalanan Pertandingan yang Penuh Ketegangan

Awal pertandingan berjalan cukup ketat, dengan PSIS Semarang unggul 0-2 pada babak pertama. Gol pertama dicetak oleh Beto Goncalves melalui sundulan di menit ke-24, sementara gol kedua datang dari tendangan bebas Rafinha di menit 45+7. Meski tertinggal, Persiku tidak menyerah dan terus berjuang.

Di babak kedua, usaha Persiku membuahkan hasil. Igor Henrique berhasil mencetak gol penyeimbang di menit ke-57 lewat tendangan pinalti. Hingga akhirnya, Caique Souza menyamakan skor di menit ke-76 dengan tendangan bebas yang menggegerkan stadion.

Namun, drama terjadi di menit akhir. Wasit memberikan hadiah pinalti kepada Persiku setelah pemain PSIS melakukan hands ball. Setelah memeriksa VAR, wasit memutuskan untuk mengulang pinalti karena kiper PSIS Raka Okta bergerak lebih dulu sebelum bola ditendang. Keputusan ini memicu protes dari para pemain PSIS.

Setelah perdebatan panjang, wasit memutuskan untuk mengulang pinalti. Igor Henrique kemudian berhasil mencetak gol ke-3 untuk Persiku di menit 90+29. Namun, pertandingan tidak berakhir di situ. Wasit masih melanjutkan pertandingan hingga PSIS mendapatkan peluang tendangan bebas.

Rafinha, yang sebelumnya mencetak gol di babak pertama, kembali mencuri perhatian. Tendangan bebasnya dari depan gawang berhasil melewati benteng pertahanan Persiku dan masuk ke pojok gawang lawan. Skor pun berubah menjadi 3-3 di menit 90+38.

Hasil yang Membawa Harapan bagi PSIS

Hasil imbang ini menjadi bukti bahwa PSIS Semarang mulai bangkit. Sebelumnya, mereka selalu kalah dari Persiku dalam dua pertemuan sebelumnya. Di putaran pertama, PSIS kalah 0-4, sedangkan di putaran kedua mereka kalah 3-0. Namun, di laga kali ini, PSIS berhasil meraih 1 poin, yang membuka peluang bagi mereka untuk menjauhi posisi play-off degradasi.

PSIS saat ini memiliki 20 poin, terpaut tiga angka dari Persiba Balikpapan yang berada di peringkat 9 dengan 17 poin. Dengan sisa tiga pertandingan, peluang untuk meraih poin tambahan tetap terbuka.

Komentar Pelatih dan Pemain

Pelatih PSIS Semarang, Andri Ramawi, mengaku puas dengan perjuangan para pemain meskipun gagal meraih kemenangan. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas kerja keras anak asuhnya.

“Kami harus bersyukur dengan perjuangan semua pemain hari ini. Target kami adalah 3 poin, tapi kami harus syukuri hasilnya,” ujar Andri seusai pertandingan.

Andri juga mengajak timnya untuk fokus pada tiga laga sisa. “Yang paling penting bagi kami setelah ini adalah fokus untuk mendapatkan poin lagi di sisa pertandingan,” tambahnya.

Pemain andalan PSIS, Rafinha, juga menyampaikan apresiasi terhadap kekompakan tim. Ia mengatakan bahwa perjuangan tidak boleh berhenti sampai menit akhir.

“Terima kasih pemain, pelatih, perjuangan tidak bisa berhenti tapi sampai terakhir harus berjuang,” kata Rafinha.