Patrolmedia, Batam – Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin mengambil langkah tegas menyikapi isu adanya praktik calo tiket mudik Batam di pelabuhan selama arus mudik 2026.
Ia memerintahkan Subsatgas Penegakan Hukum (Gakkum) memburu para calo tiket mudik Batam yang nekat bermain ilegal di pelabuhan.
“Kami telah memerintahkan Subsatgas Gakkum untuk menelusuri informasi terkait dugaan praktik percaloan tiket yang berpotensi merugikan warga,” tegas Irjen Asep Safrudin saat memantau arus mudik di 3 pelabuhan di Batam, Sabtu (14/3/2026).
Jenderal bintang 2 ini juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait, mulai dari ASDP, KSOP, hingga operator kapal Pelni di Pelabuhan Batu Ampar.
Koordinasi tersebut untuk memperketat pengawasan di setiap sudut pelabuhan agar tidak ada celah bagi pemain tiket.
“Koordinasi sudah dilakukan untuk pengawasan ketat di seluruh area pelabuhan. Kami ingin memastikan masyarakat bisa mudik dengan tenang tanpa gangguan premanisme maupun calo,” ujarnya.
Asep juga mengimbau para pemudik agar tetap menggunakan jalur resmi dalam membeli tiket.
Ia mengingatkan keselamatan jauh lebih penting dari sekadar berangkat cepat tapi pakai prosedur ilegal.
“Kami mengimbau warga agar tidak mudah tergiur tawaran tiket ilegal. Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama. Karena itu, jumlah penumpang di setiap kapal sudah dibatasi sesuai standar keselamatan pelayaran,” kata Asep.
Bagi pemudik yang belum mendapatkan tiket, Asep meminta warga Batam untuk tetap tenang dan tidak panik hingga mencari jalur belakang.
Ia memastikan pihak ASDP telah menyiapkan langkah antisipasi.
“ASDP sudah menyiapkan tambahan armada kapal untuk mengakomodir pemudik yang belum dapat tiket,” kata Asep.
“Kami harap semua penumpang terlayani dengan baik tanpa harus bergantung pada calo,” tambahnya.
Editor: Erwin Syahril






















