1.450 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Mudik Lebaran di Kepri

Mudik Lebaran di Kepri
Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin mengecek kesiapan para personelnya untuk mengamankan mudik lebaran 2026 melalui apel operasi Ketupat Seligi 2026 di Mapolda Kepri, Kamis (12/3/2026). (Foto: Ist)

Patrolmedia, Batam – Sebanyak 1.450 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan Mudik Lebaran di Kepri.

Fokus utama pengamanan di titik pergerakan orang dan barang di sektor laut.

Objek pengamanan meliputi pelabuhan domestik maupun pelabuhan Roro.

“Kami berharap situasi tetap kondusif, namun tetap mengantisipasi atas perkembangan situasi global sesuai instruksi Kapolri,” ujar Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seligi di Lapangan Bhayangkara, Kamis (12/3/2026).

Irjen Asep menyebut pergerakan pemudik tahun ini diprediksi mencapai 143,9 juta orang secara nasional.

Untuk mengantisipasi lonjakan, Polri bersama TNI dan instansi terkait menggelar Operasi Terpusat “Ketupat-2026” selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Di tengah persiapan mudik, Irjen Asep juga menyoroti eskalasi konflik di Timur Tengah antara Israel, Palestina, dan Iran.

Dampak global ini menjadi perhatian lantaran berpotensi memicu kenaikan harga minyak dunia dan inflasi nasional.

“Pemerintah berupaya menjaga stabilitas ekonomi dengan subsidi harga minyak. Pertamina juga mencatat stok BBM dan LPG nasional mencukupi, jadi masyarakat diimbau tidak panic buying,” katanya.

Adapun Poin-poin penting operasi Ketupat 2026 diantaranya:

Total Personel: 161.243 orang (Nasional) | 1.450 orang (Kepri).

Pos Pelayanan: 2.746 pos pengamanan, pelayanan, dan terpadu disiapkan di seluruh Indonesia.

Rekayasa Lalin: Penerapan one way, contra flow, dan ganjil-genap sesuai SKB.

Atensi Khusus: Patroli rumah kosong yang ditinggalkan pemudik dan monitoring ketersediaan bahan pokok.

Faktor Alam: Kesiapsiagaan tim tanggap bencana mengantisipasi potensi cuaca ekstrem dari prediksi BMKG.

Asep berpesan seluruh personel meningkatkan sinergisitas lintas sektor demi mewujudkan jargon “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”.

Secara nasional, pengamanan difokuskan 185.607 objek, mulai dari masjid, lokasi salat Id, objek wisata, pusat perbelanjaan, hingga pelabuhan dan bandara.

 

 

(Ipl/Ft)