Patrolmedia, Batam – Tugas personel Bhabinkamtibmas di Kepri kini semakin kompleks. Selain jaga keamanan kampung, para garda terdepan Polri ini dituntut lihai mengendus peredaran narkoba via media sosial hingga menyukseskan program ketahanan pangan nasional.
Tantangan baru ini dikupas tuntas dalam Pelatihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) 5 Fungsi Teknis Kepolisian T.A. 2026 yang digelar di SPN Polda Kepri, Batam, Rabu (10/6/2026).
Ratusan Bhabinkamtibmas di Kepri digembleng langsung para Pejabat Utama (PJU) Polda Kepri.
Salah satu sorotan tajam datang dari Dirresnarkoba Polda Kepri, Kombes Pol Suyono saat ikut di gelaran Pelatihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) Bhabinkamtibmas Fungsi Teknis Binmas T.A. 2026 di SPN Polda Kepri, Rabu (10/6/2026).
Ia mewanti-wanti para Bhabinkamtibmas bahwa bandar narkoba saat ini sudah bergeser memanfaatkan teknologi digital untuk menyasar warga di pemukiman.
”Modus operandi jaringan narkotika semakin canggih, mereka memanfaatkan teknologi informasi dan media sosial sebagai sarana transaksi maupun komunikasi. Bhabinkamtibmas harus memperkuat deteksi dini di wilayah binaan,” kata Suyono.
Untuk mengimbangi hal tersebut, Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol Dr. Nona Pricillia Ohei meminta personel tidak gagap teknologi (gaptek).
Bhabinkamtibmas wajib menguasai manajemen media digital dan komunikasi publik.
”Bhabinkamtibmas diharapkan mampu menjadi komunikator yang efektif dan humanis, termasuk memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas yang edukatif,” ujar Nona.
Nona juga mengingatkan tugas berat polisi ini tidak akan maksimal tanpa bantuan warga.
Ia meminta masyarakat memanfaatkan jalur cepat pelaporan ke polres atau polsek terdekat.
”Masyarakat kami imbau untuk aktif menjaga keamanan lingkungan.
Selain urusan kriminalitas dan digital, Bhabinkamtibmas di Kepri kini resmi memegang peran penting dalam urusan perut warga.
Plh Dirbinmas Polda Kepri AKBP Syahrial memaparkan peran baru personel sebagai motor penggerak ketahanan pangan di tingkat desa dan kelurahan.
Dalam pelatihan ini, personel dibekali kemampuan untuk:
- Menyukseskan program Pekarangan Pangan Bergizi.
- Mendorong pemanfaatan lahan produktif yang telantar.
- Mengawasi ketat jalur distribusi pangan di wilayahnya.
- Melakukan pendampingan langsung kepada kelompok tani setempat.
Perkuat Deteksi Dini, Warga Diminta Manfaatkan Layanan 110
Di tempat yang sama, Karoops Polda Kepri Kombes Pol Taswin dan Dirintelkam Kombes Pol Agung Budi Leksono kompak meminta personel menajamkan intuisi intelijennya lewat konsep Community Policing.
“Bhabinkamtibmas wajib bergerak cepat menyusun laporan informasi jika mencium potensi konflik sekecil apa pun,” kata Kombes Taswin.
(Kml/Kml)






















