Listrik Sumatera Barat Pulih 100 % Pasca Banjir Bandang

Listrik Sumatera Barat
Penampakan foto sebelum listrik lumpuh total dan foto listrik setelah dipulihkan hingga 100% per Sabtu (6/12/2025). (Foto: Kementerian ESDM)

Patrolmedia, Jakarta – Tim ESDM Siaga Bencana melaporkan sistem listrik Sumatera Barat pasca banjir bandang telah dipulihkan 100 persen per 6 Desember 2025.

Dua lokasi krusial yang sebelumnya mengalami kerusakan parah, yakni Palembayan dan Sicincin, kini telah kembali terang benderang.

Percepatan pemulihan infrastruktur ketenagalistrikan ini menindaklanjuti arahan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat kunjungan kerja ke lokasi terdampak pada Rabu (3/12/2025)

Ketua Tim ESDM Siaga Bencana Rudy Sufahriadi menyebut capaian ini bentuk respons cepat pemerintah dalam memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat yang terdampak bencana.

“Sesuai arahan Bapak Bahlil agar listrik segera menyala demi keamanan dan kenyamanan warga, kami terus memantau proses recovery di lapangan,” ujar Rudy dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (6/12/2025).

“Berkat kerja keras tim teknis gabungan, 100% infrastruktur listrik Sumatera Barat yang terdampak, mulai dari 74 penyulang hingga 2.302 gardu distribusi, kini telah beroperasi normal kembali melayani 270.148 pelanggan,” lanjutnya.

Rudy, yang juga menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Bidang Percepatan Penyelesaian Permasalahan Hukum Sektor ESDM, menjelaskan bahwa pemulihan ini tidak hanya sekadar menyalakan lampu.

“Ini juga memastikan beban daya sebesar 42 MW dapat didistribusikan dengan aman ke rumah-rumah warga,” ujarnya.

Listrik Sumatra Utara dan Aceh Dalam Pemulihan

Meski Sumatra Barat telah pulih sepenuhnya, dua provinsi lain masih terus dipercepat pemulihannya. Di Aceh, pemulihan jaringan utama telah mencapai lebih dari separuh.

Sebanyak 177 dari 317 penyulang (56%) telah kembali menyala, sementara 9.401 dari 14.741 gardu distribusi (64%) sudah berfungsi kembali.

Pemulihan beban mencapai 189,08 MW dari 369,86 MW (51%) dan 974.669 dari 1.512.029 pelanggan (65%) kembali teraliri listrik.

Progres pembangunan tower emergency untuk SUTT Bireuen-Arun telah mencapai 87 persen dan SUTT Bireuen-Peusangan 85 persen.

Sementara, Sumatera Utara menunjukkan progres pemulihan yang hampir tuntas. Seluruh 103 penyulang sudah menyala (100%), disusul perbaikan gardu distribusi yang telah mencapai 98 persen atau 4.436 dari 4.537 gardu.

Beban yang pulih telah menyentuh 260,79 MW dari total terdampak 264,13 MW (99%). Pemulihan pelanggan berada pada angka 98 persen atau 534.475 dari 544.048 pelanggan terdampak.

Selesainya pembangunan tower emergency SUTT Tarutung-Sibolga membuat wilayah Sibolga kini sudah kembali dilistriki sepenuhnya.

Dengan pulihnya Sumatra Barat dan percepatan signifikan di dua provinsi lainnya, Kementerian ESDM memastikan bahwa seluruh sumber daya terus dimobilisasi hingga sistem kelistrikan di seluruh Sumatra kembali normal sepenuhnya.

“Kami sadar kebutuhan listrik sangat penting, terutama pascabencana. Tim kami sedang berusaha sebaik dan secepat mungkin untuk menyelesaikan perbaikan tower di Aceh agar suplai daya bisa segera normal,” kata Rudy.

 

(Kml/Ft)