Oki Rengga Kritik Tanggapan Pemerintah atas Demo BEM UI



Patrolmedia.co.id

Komika sekaligus kreator konten Oki Rengga turut menyoroti aksi demonstrasi yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Jumat (12/6/2026). Namun, massa aksi justru dihadang oleh aparat gabungan di sekitar Tosari sehingga tidak bisa bergerak menuju Bundaran HI.



Melalui akun Threads pribadinya, Oki menyampaikan pandangannya terkait respons yang muncul di media sosial setelah aksi demonstrasi berlangsung. Ia menilai terdapat upaya yang sangat terorganisasi dalam membangun narasi tandingan terhadap kritik yang disampaikan para demonstran.


Melihat aksi balasan dari pemerintah lewat media sosial, rasanya kayak, udahlah, mereka ternyata juga sekuat tenaga mempertahankan kesalahan demi keuntungan mereka. Buzzernya, narasinya, bener-bener solid,
” tulis Oki Rengga di akun Threads pribadinya yang dikutip Patrolmedia.co.id pada Sabtu (13/6/2026).

Meski mengkritik respons pemerintah di media sosial, Oki juga menyampaikan pesan agar para peserta aksi tetap menjaga keselamatan diri. Ia mengingatkan para mahasiswa dan massa aksi untuk saling memperhatikan satu sama lain ketika demonstrasi berakhir.

“Gila

sih. Hati-hati yang demo, udah sore, pulang, hati-hati, liatin temen-temen kalian, jangan sampe ada yang kurang
,” sambungnya.

Unggahan tersebut pun mendapatkan balasan dari seorang netizen yang mengatakan bahwa banyak orang yang berpihak pada pemerintah.


Itu tandanya banyak yang nggak sependapat sama yang kontra bang. Ya terus bagaimana, masa nggak terima ternyata yang pro pemerintah juga banyak, kalo emang yakin itu cuma buzzer bayaran mah ya nggak usah cape, yakinin juga aja kalo emang bakalan menang wkwkwk
” balas netizen atas unggahan Oki tersebut.

Podcaster Agak Laen ini pun langsung membalas komentar netizen tersebut. Baginya, agak aneh jika masih banyak warga yang berpihak pada pemerintah di tengah situasi yang berantakan.


Masa sih yang pro pemerintah dikondisi kayak gini banyak? Masa sih sebodoh itu masyarakat dengan kondisi program yang carut marut tapi dipaksa untuk mengiyakan kalau programnya berjalan baik? Masa sih?
” balas Oki Rengga.

Sementara itu, aksi demonstrasi yang digelar BEM UI pada Jumat (12/6/2026) membawa sejumlah tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah. Massa aksi menilai berbagai persoalan nasional membutuhkan respons yang lebih konkret dan terbuka dari pemerintah.

Dalam demonstrasi tersebut, terdapat lima tuntutan utama yang disuarakan, yakni:

  • Setop pemborosan APBN.
  • Turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM.
  • Hentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
  • Hentikan militerisme di ranah sipil.
  • Prabowo berhenti mengelak dan mengakui kesalahannya.

Selain itu, aksi ini juga menjadi bentuk perhatian terhadap isu-isu yang selama ini dianggap tidak direspons secara serius oleh pemerintah. Demonstrasi ini menunjukkan bahwa masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa, masih memiliki kepedulian terhadap kondisi negara dan ingin melihat adanya perubahan yang nyata.

Beberapa pengamat menyebutkan bahwa aksi ini bisa menjadi awal dari gelombang protes yang lebih besar, terlebih jika isu-isu yang dibawa tidak segera ditangani dengan baik. Mereka juga menekankan pentingnya dialog antara pemerintah dan rakyat untuk menciptakan suasana yang harmonis dan damai.

Ketegangan antara pihak demonstran dan aparat di lokasi aksi juga menjadi perhatian khusus. Meskipun tidak ada laporan kerusuhan, namun adanya penghalangan terhadap aksi demonstrasi dapat memicu ketegangan di masyarakat.

Oki Rengga, sebagai tokoh publik, menekankan bahwa pentingnya menjaga persatuan dan keselamatan saat melakukan aksi. Ia berharap agar semua pihak bisa saling memahami dan mencari solusi yang terbaik bagi kepentingan bersama.