Kapolda Kepri Turun Tangan Interogasi Pelaku Pembunuhan Dwi Putri Aprilian di Batu Ampar Batam

Pembunuhan Dwi Putri Aprilian
Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin turun tangan menginterogasi pelaku pembunuhan Dwi Putri Aprilian Dini Polsek Batu Ampar, Batam, Selasa (2/12/2025). (Foto: Ist)

Patrolmedia, Batam – Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin turun langsung menginterogasi para pelaku pembunuhan Dwi Putri Aprilian Dini yang terjadi di wilayah hukum Polsek Batu Ampar, Batam.

Tindakan ini menjadi bukti keseriusan Polda Kepri dalam menangani kasus yang menyita perhatian warga.

Dalam proses interogasi tersebut, Irjen Asep mendalami motif, kronologi peristiwa, hingga peran masing-masing pelaku.

“Kita meminta para tersangka bersikap kooperatif agar proses hukum dapat berjalan lancar,” kata Asep saat menunjau langsung kasus pembunuhan tersebut di Mapolsek Batu Ampar, Selasa (2/12/2025).

Ia menegaskan langkah tersebut merupakan bentuk pengawasan langsung pimpinan untuk memastikan penanganan perkara berlangsung transparan, akuntabel, humanis, dan profesional.

Asep pun menyampaikan keprihatinan dan duka mendalam atas peristiwa tragis yang menimpa korban.

“Kami (Polro)berkomitmen menghadirkan rasa keadilan dengan menuntut para pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Asep juga mengapresiasi jajaran Polsek Batu Ampar. Menurutnya, kecepatan unit Reskrim dalam mengungkap kasus ini menjadi bukti soliditas dan kesiapsiagaan personel di lapangan.

Sebagai bentuk penghargaan, Asep menyerahkan tali asih kepada anggota Reskrim Polsek Batu Ampar yang dinilai bekerja cepat dan profesional dalam mengungkap kasus tersebut.

“Pengungkapan cepat ini menjadi bukti nyata bahwa Polri selalu hadir untuk memberikan rasa aman dan perlindungan kepada masyarakat,” katanya.

Asep mengingatkan seluruh jajaran untuk terus menjaga integritas, loyalitas, dan soliditas dalam memberikan pelayanan terbaik bagi publik.

“Saya berharap apresiasi ini menjadi motivasi bagi seluruh personel Polda Kepri untuk meningkatkan kinerja, profesionalitas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kepri,” pungkasnya.

Saat ini, penyidik Polsek Batu Ampar tengah mengorek penyebab kematian korban.

Dalam kasus ini sebanyak 10 saksi dimintai keterangan, termasuk memastikan tidak ditemukan tanda kekerasan pada kelamin korban.

 

(Ipl/Ft)