Daerah  

Prabowo Direncanakan Bakal Resmikan Jembatan Pandansimo Yogyakarta

Jembatan Pandansimo Yogyakarta
Jem
Jembatan Pandansimo Yogyakarta
Penampakan jembatan Pandansimo, penghubung Kulonprogo- Bantul yang akan dioperasikan pada September 2025 ini. (Foto: Screenshot/Kanal Jalan Amrita) 

Patrolmedia, Yogyakarta – Presiden Prabowo Subianto direncanakan bakal meresmikan Jembatan Pandansimo Yogyakarta.

Jembatan ini dibangun sepanjang 675 meter yang menghubungkan ruas Congot-Ngremang (Kabupaten Kulonprogo) dan Pandansimo-Samas (Kabupaten Bantul) di jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).

Jembatan ini bakal mulai dioperasikan pada September 2025. Namun, untuk tanggal pasti peresmian belum diumumkan.

Jembatan Pandansimo Yogyakarta diketahui telah melewati audit keselamatan dari Direktorat Jembatan Kementerian PUPR pada Agustus lalu.

Hasilnya juga telah ditindaklanjuti dengan pemasangan sejumlah fasilitas dan infrastruktur tambahan guna memastikan keamanan dan keselamatan pengguna.

Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul, Jimmy Simbolon mengatakan informasi sementara, jembatan akan diresmikan Presiden Prabowo.

“Kami tunggu kabar dari pusat, karena menunggu mungkin jadwalnya Pak Presiden. Ada info diresmikan Pak Presiden, tapi tanggal pastinya belum tahu. Diresmikan dulu baru dibuka,” ujarnya, Senin (2/9/2025), dilansir dari HarianJogya.

Menurut Jimmy, Pemkab Bantul telah bersiap untuk menyambut ungkitan ekonomi yang nantinya bakal muncul setelah Jembatan Pandansimo Yogyakarta dibuka.

Termasuk pemindahan Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) yang kini telah mulai dibangun sepanjang sisi selatan wilayah ini.

“Pembangunan TPR baru, masih proses. Kalau nanti belum siap tapi jembatan sudah dibuka kami koordinasikan dengan Dinas Pariwisata,” ujar Jimmy.

Dengan hadirnya jembatan baru, aksesibilitas kawasan pesisir selatan diharapkan semakin terbuka, sejalan dengan rencana pengembangan pariwisata pantai yang menjadi salah satu unggulan Kabupaten Bantul.

“Jembatan Pandansimo tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi pengungkit perekonomian di kawasan pesisir,” ucap Jimmy.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.4 Satker PJN DIY, Setiawan Wibowo menargetkan jembatan sudah bisa digunakan pertengahan September ini.

“Kami usahakan pertengahan September, sambil menunggu arahan dari pimpinan. Namun untuk tanggal pastinya kami belum bisa memberikan,” katanya.

Menurut dia, hasil audit keselamatan beberapa waktu lalu juga telah rampung dikerjakan yakni melengkapi beberapa penyesuaian minor pada konstruksi jembatan serta penambahan sejumlah rambu-rambu.

“Sudah kami tindak lanjuti untuk rekomendasi yang masih belum sesuai dan sekarang sudah siap,” kata Setiawan.

 

(Iwn/EN)