Israel Gempur Gaza Lagi Lewat Serangan Darat, Netanyahu: Ini Baru Permulaan

Israel Gempur Gaza Lagi
PM Israel Benjamin Netanyahu dalam video pernyataannya, pada 3 Maret 2025 yang menuduh Hamas mencuri bantuan pasokan ke Gaza. (Foto: Tangkapan layar Video/AP)

Israel Gempur Gaza Lagi

Israel Gempur Gaza Lagi
PM Israel Benjamin Netanyahu dalam video pernyataannya, pada 3 Maret 2025 yang menuduh Hamas mencuri bantuan pasokan ke Gaza. (Foto: Tangkapan layar Video/AP)

Netanyahu memerintahkan serangan secara sepihak dengan dalih Hamas menolak membebaskan para sandera Israel.

Rezim Zionis menganggap kurangnya kemajuan dalam perundingan dengan Hamas untuk memperpanjang gencatan senjata.

Wakil Duta Besar AS untuk PBB, Dorothy Shea membela Israel pula yang melancarkan serangan udara tersebut.

Shea menuduh Hamas menolak untuk berunding soal pembebasan sandera hingga memaksa pasukan militer Israel untuk menggempur Gaza.

“Kesalahan atas dimulainya kembali permusuhan sepenuhnya berada di tangan Hamas,” kata Shea, seperti dilansir AP, Rabu (19/3/25).

“Rakyat Gaza lah yang akan semakin menderita karena Hamas mengabaikan nyawa manusia,” sambungnya.

Kelompok Militan Hamas mengungkap Netanyahu jelas telah membatalkan perjanjian gencatan senjata dan menempatkan sandera Israel dalam situasi yang sulit.

Saat ini, diperkirakan sekitar lebih dari 2 lusin sandera Israel masih hidup dalam tahanan Hamas.

Hamas juga membeber kalau Israel lah yang belum datang ke meja perundingan dalam beberapa pekan terakhir untuk melanjutkan gencatan senjata tahap kedua.

 

Editor: Erwin Syahril