
Patrolmedia, Tanjungpinang -:- Pemprov Kepri manfaatkan tanah terlantar untuk kepentingan mendukung pembangunan dan investasi di daerah.
Rencana tersebut tengah dibahas bersama Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kakanwil BPN) Kepri.
Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura mengatakan persoalan tanah terlantar selama ini menjadi kendala bagi peluang investasi, terutama di kawasan-kawasan strategis.
“PP yang sedang direvisi ini harus bisa mempertegas kebijakan terkait tanah terlantar. Kita harus bersama menginventarisasi lahan-lahan yang masuk kategori ini, termasuk aset-aset BUMN yang terbengkalai. Banyak potensi investasi yang bisa masuk jika lahan-lahan ini dimanfaatkan dengan baik,” kata Nyanyang di Tanjungpinang, Jumat (7/3/25).
Menurutnya, daerah harus berpacu dengan pesan Presiden yakni berinovasi dalam percepatan investasi.
Untuk itu, kata Nyanyang, Pemprov Kepri saat ini tengah gencar menarik investasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Akses terhadap lahan yang jelas dan bersih dari status hukum yang menghambat akan menjadi daya tarik utama bagi investor untuk menanamkan modalnya di Kepri,” sebutnya.
Disamping itu, Nyanyang mengapresiasi ATR/BPN atas upaya sertifikasi aset BMN dan meminta percepatan bagi aset yang belum bersertifikat.
“Ke depan, koordinasi antara Pemerintah Provinsi Kepri dan BPN akan lebih intensif guna memastikan optimalisasi pemanfaatan lahan di Kepri,” tutupnya.
Baca juga: Visi Misi Ansar Ingin Jadikan Kepri Maju
Pemprov Kepri manfaatkan tanah untuk investasi
Kakanwil BPN Kepri, Nurus Sholichin, menyebut saat ini pemerintah sedang merevisi Peraturan Pemerintah (PP) terkait tanah terlantar.
Revisi ini, katanya, untuk memastikan pengelolaan tanah yang lebih optimal, termasuk pemanfaatannya bagi reforma agraria, bank tanah, Proyek Strategis Nasional (PSN) serta tanah cadangan lainnya.
“Tanah cadangan ini nantinya dapat dialokasikan untuk kepentingan strategis seperti pembangunan kampus, wakaf produktif, pesantren, dan sarana umum lainnya,” kata Nurus.
Sebelumnya, Wagub Nyanyang audiensi dengan Kakanwil BPN Kepri, Nurus di Kantor Gubernur Kepri, Selasa (4/3/25).
Audiensi itu merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo dalam pertemuan retret kepala daerah. Pemprov Kepri manfaatkan tana
Dalam retret yang diterima Nyanyang, menegaskan bahwa tanah, laut, dan udara dikuasai oleh negara dan harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
Editor: M. Ichsan




















