Lokal  

Kebakaran Gudang Sparepart Mobil Plumbon: Rugikan Rp400 Juta

Gudang Suku Cadang Mobil Ludes Terbakar di Sukoharjo, Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Sebuah insiden kebakaran yang cukup besar melanda sebuah gudang rosok yang menyimpan berbagai suku cadang mobil bekas di wilayah Plumbon RT 01/RW 02, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, pada Selasa malam, Juni 2026. Peristiwa ini menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, meskipun beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.

Kronologi Kejadian dan Respons Cepat Petugas Pemadam Kebakaran

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sukoharjo, Margono, menjelaskan bahwa laporan mengenai kebakaran ini diterima oleh petugas pada pukul 21.17 WIB. Tanpa membuang waktu, tim pemadam kebakaran Sukoharjo langsung bergerak menuju lokasi kejadian dua menit kemudian, yaitu pukul 21.19 WIB.

Petugas berhasil tiba di lokasi pada pukul 21.33 WIB, dengan waktu respons yang tergolong cepat, yakni sekitar 14 menit. Setelah tiba dan melakukan asesmen awal, upaya pemadaman api segera dimulai. Api berhasil dikendalikan dan proses pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 21.41 WIB.

“Petugas tiba di lokasi pada pukul 21.33 WIB dengan waktu respons sekitar 14 menit. Setelah melakukan upaya pemadaman, api berhasil dikendalikan dan proses pemadaman dimulai pada pukul 21.41 WIB hingga dinyatakan selesai,” ujar Margono pada Rabu, Juni 2026.

Dugaan Penyebab Kebakaran dan Luas Area yang Terkena Dampak

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, api pertama kali diketahui oleh warga yang kebetulan melintas di sekitar lokasi kejadian. Agus Junaidi, kerabat dari pemilik usaha rosok mobil, membenarkan hal ini. Menurutnya, warga yang melihat kobaran api di area gudang segera memberitahukan pemilik gudang sebelum akhirnya menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Dugaan sementara mengenai penyebab kebakaran adalah aktivitas pembakaran sampah rosok yang dilakukan di area gudang. Api dari pembakaran sampah tersebut kemudian merembet dan membakar tumpukan suku cadang mobil bekas yang tersimpan di dalam gudang.

Luas area gudang yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 400 meter persegi dari total luas lahan keseluruhan gudang yang diperkirakan sekitar 1.000 meter persegi. Meskipun api cukup besar, beruntung petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikannya sebelum api sempat merembet ke bangunan lain atau objek yang berada di sekitarnya.

Upaya Pemadaman dan Dukungan dari Unit Pemadam Kebakaran Lain

Dalam upaya pemadaman api yang berkobar, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sukoharjo mengerahkan dua unit armada pemadam kebakaran. Selain itu, untuk memperkuat personel dan peralatan, Damkar Sukoharjo juga mendapatkan bantuan dari unit pemadam kebakaran Kota Surakarta.

Total, sebanyak tiga unit armada dikerahkan untuk memadamkan api. Petugas juga menghabiskan sekitar 15.000 liter air untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak ada bara api yang tersisa.

Margono menambahkan bahwa tidak ditemukan kendala berarti selama proses pemadaman berlangsung. Kecepatan respons dan koordinasi antar unit pemadam kebakaran menjadi kunci keberhasilan dalam mengendalikan api.

“Api berhasil dipadamkan sebelum meluas ke area yang lebih besar sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka,” jelas Margono.

Kerugian Material dan Kondisi Terkini

Kebakaran yang terjadi di gudang rosok suku cadang mobil ini diperkirakan menimbulkan kerugian material yang tidak sedikit. Estimasi awal yang disampaikan oleh pihak berwenang menyebutkan angka kerugian mencapai Rp400 juta. Kerugian ini mencakup rusaknya berbagai suku cadang mobil bekas yang tersimpan di dalam gudang, serta kerusakan pada struktur gudang itu sendiri.

Meskipun kerugian material cukup besar, prioritas utama adalah keselamatan jiwa. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama di area penyimpanan barang yang mudah terbakar seperti suku cadang mobil bekas dan sampah rosok. Pihak berwenang terus mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam melakukan aktivitas pembakaran, serta memastikan area penyimpanan barang tetap aman dan terjaga dari risiko kebakaran.

Kondisi gudang pasca kebakaran menunjukkan skala kerusakan yang cukup parah. Sisa-sisa tumpukan suku cadang mobil yang hangus dan struktur bangunan yang rusak menjadi saksi bisu dari peristiwa kebakaran yang terjadi. Upaya penanganan lebih lanjut, termasuk investigasi mendalam mengenai penyebab pasti kebakaran, akan terus dilakukan oleh pihak berwenang.