Harga Beras Naik hingga 4%, Mentan Segel Distributor Nakal

Harga Beras Naik
Disperindag Kota Bata
Harga Beras Naik
Disperindag Kota Batam memantau stok dan harga beras di gudang bulog kota Batam. (Foto: Ist) 

Patrolmedia, Jakarta -:- Harga beras naik dari 2% hingga 4% secara rata-rata nasional. Kenaikan itu terjadi karena adanya permainan antara Distributor dan pedagang.

“Hari ini memang kami melihat beras ada kenaikan 2 sampai 4 persen. Itu ada kenaikan,” kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat memantau di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (2/3/25), dikutip dari Kompas.

Ia meminta pengusaha dan pedagang agar tidak menjual beras di atas harga eceran tertinggi (HET).

Dia menegaskan, tidak ada alasan untuk menaikkan harga.

“Kalau dulu kadang ada alasan, kalau stok kurang ada alasan, sehingga kurang supply. (Sekarang) kami cek supply-nya banyak, tetapi naik 2-4 persen,” kata Amran.

Amran menyebut harga beras naik terjadi karena ada distributor dan pedagang yang memanfaatkan keadaan di momen Ramadan.

“Banyak yang mengambil kesempatan. Ini tidak boleh. Dan sudah ada beberapa kami segel. Ini kalau kami imbau, kalau kami ajak komunikasi dengan baik, tapi masih membangkang, kami segel, kami tindak,” ujar Amran.

Kementerian Pertanian bersama Polri telah menyegel sejumlah pengusaha beras yang menaikkan harga secara tidak wajar.

“Ada di Jakarta, kemudian kemarin sementara proses diperiksa di Jawa Tengah, dari Semarang,” bebernya.

Pemerintah akan terus memantau harga beras agar tetap terkendali. “Kami persuasif, kami menyampaikan bahwa itu jangan dijual di atas harga eceran tertinggi,” tutupnya.

 

Editor: M. Ichsan