Militan Hamas Akan Bebaskan 3 Sandera Israel, Ditukar 183 Tahanan Palestina

Militan Hamas
Pejuang Hamas mengambil posisi menjelang pembebasan sandera di Khan Younis, Jalur Gaza selatan, Sabtu, 1 Februari 2025. Foto/Abdel Kareem, Arsip)
3 tawanan warga sipil Israel akan dibebaskan militan Hamas pada Sabtu (8/2/25). Mereka bernama Or Levy, Eli Sharabi, dan Ohad Ben Ami. (Foto: Hostages Family Forum via AP)

Patrolmedia, Deir Al-Balah -:- Militan Hamas akan membebaskan 3 sandera Israel dan ditukar dengan 183 tahanan Palestina yang ditawan Israel pada Sabtu (8/2/25).

Ke-183 tahanan Palestina yang akan dibebaskan oleh Israel Sabtu ini diantaranya:

  • 18 orang yang menjalani hukuman seumur hidup karena dituduh melakukan serangan mematikan
  • 54 orang yang menjalani hukuman jangka panjang
  • 111 warga Palestina dari Gaza yang ditahan setelah serangan pada tanggal 7 Oktober.

Semua dari mereka adalah laki-laki dengan rentang usia antara 20 hingga 61 tahun.

Sementara, ketiga sandera warga sipil Israel yang akan dibebaskan yakni, Eli Sharabi, (52), Ohad Ben Ami, (56) dan Or Levy (34).

Ketiga tawanan itu diculik selama serangan yang dipimpin Hamas di Israel pada 7 Oktober 2023.

Melansir APnews, Sharabi dan Ben Ami disandera dari Kibbutz Beeri, salah satu komunitas pertanian yang paling terdampak serangan Hamas.

Sementara, Levy diculik dari festival musik Nova, tempat ia berlindung di ruang aman saat militan Hamas tiba.

Sedangkan, Istri Sharabi dan 2 putrinya yang masih remaja tewas dalam serangan pada 7 Oktober 2023.

Saudaranya Yossi juga diculik dan tewas dalam penahanan. Istri Levy juga tewas dalam serangan itu.

Putranya yang kini berusia 3 tahun telah dirawat oleh kerabatnya selama 16 bulan terakhir.

Ben Ami, ayah 3 anak, diculik bersama istrinya, Raz. Raz Ben Ami dibebaskan selama gencatan senjata selama sepekan pada November 2023.

Jelang pertukaran, pasukan Hamas berbaris Sabtu pagi di lokasi pertukaran di jalan raya utama utara-selatan wilayah Gaza Tengah.

Puluhan pejuang Hamas mengenakan topeng dan bersenjata. Pasukan lainnys mengendarai truk pikap putih dengan senjata lengkap laras panjang terpasang di atasnya.

Sekelompok kecil warga berkumpul di tempat pertukaran dengan barisan pejuang Hamas menjaga jarak dari panggung sementara.

Jelang pembebasan warga Palestina, sejumlah kerabat, teman, dan pendukung sedang mempersiapkan sambutan untuk mereka.

Ini menjadi pertukaran sandera dengan tahanan kelima sejak gencatan senjata dimulai pada 19 Januari 2025.

18 sandera Israel dan lebih dari 550 tahanan Palestina telah dibebaskan selama kurun waktu tersebut.