Perebutan Rumah Ruben-Sarwendah: Betrand Peto Tegas Larang Giorgio Ikut Campur

Pesan Betrand Peto untuk Kekasih Sarwendah di Tengah Konflik Perceraian

Di tengah memanasnya perseteruan antara Ruben Onsu dan Sarwendah pasca perceraian, yang belakangan ini kembali menjadi sorotan publik, Betrand Peto, yang akrab disapa Onyo, akhirnya angkat bicara dan menyampaikan pandangannya. Konflik ini mencakup berbagai aspek krusial, mulai dari pembagian harta gono-gini, tunjangan anak, hingga masalah hak akses untuk bertemu buah hati mereka.

Dalam situasi yang penuh gejolak ini, Onyo secara spesifik melayangkan pesan kepada Giorgio Antonio, yang dikabarkan dekat dengan Sarwendah. Onyo menyarankan agar Giorgio, sebagai pasangan Sarwendah, dapat berkontribusi dengan menyediakan rumah baru bagi Sarwendah. Tujuannya adalah agar persoalan terkait tempat tinggal tidak lagi menjadi sumber perdebatan yang berkelanjutan.

“Mendingan sebagai pasangannya bunda, bikin rumah baru untuk bunda biar enggak ada permasalahan lagi tentang rumah. Dan juga itu kan rumah ayah,” ujar Onyo, yang mengindikasikan bahwa rumah yang saat ini ditempati Sarwendah merupakan aset dari Ruben Onsu, sehingga berpotensi menimbulkan sengketa.

Lebih lanjut, Onyo mengungkapkan harapannya agar Giorgio maupun pihak lain yang kini memiliki kedekatan dengan Sarwendah tidak terlibat lebih jauh dalam urusan pribadi yang sedang dihadapi oleh kedua orang tua angkatnya.

Sikap Onyo: Netral dan Mendukung Kebaikan

Sebagai seorang anak, Betrand menegaskan posisinya yang memilih untuk tidak ikut campur dalam konflik yang sedang berlangsung antara Ruben dan Sarwendah. Ia berpandangan bahwa permasalahan ini adalah urusan pribadi kedua belah pihak dan sebaiknya diselesaikan oleh mereka berdua.

“Semoga bisa kelar ini permasalahannya,” ucapnya, menyiratkan harapan akan adanya resolusi damai.

Onyo juga menekankan pentingnya menjaga netralitas, terlepas dari hubungan darah. “Dan juga balik lagi jangan ikut campur maupun itu saudara kandung atau apapun jangan ikut campur karena aku pun aku tahu aku bukan anak kandungnya bunda, aku juga bukan anak kandungnya ayah.”

Meskipun demikian, Onyo menyatakan bahwa sebagai anak yang telah memahami perjalanan cinta kedua orang tua angkatnya, ia hanya ingin memberikan dukungan untuk hal-hal yang baik. “Tapi aku sebagai anak yang sudah tahu kisah cinta orang tuaku, aku cuman men-support mereka untuk hal yang baik,” tandasnya.

Ruben Onsu Merasa Dipersulit Bertemu Anak

Di sisi lain, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengungkap kondisi kliennya yang kini merasa mengalami kesulitan dalam bertemu kedua putrinya. Padahal, menurut Minola, Ruben memiliki kedekatan yang sangat erat dengan anak-anaknya.

“Mana ada sih ayah yang nggak mau ketemu sama anaknya,” ujar Minola, menekankan naluri kebapakan Ruben.

Minola menambahkan, “Apalagi Ruben yang selama ini kita tahu bagaimana dia sangat dekat sama anak-anaknya, bagaimana dia dulu sebelum bercerai suka mengantar anak menjemput anak, dan bagaimana dia ketika anaknya diserang melalui postingan, bullying, dia ada terdepan.” Gambaran ini menunjukkan betapa besar peran Ruben dalam kehidupan anak-anaknya sebelum perpisahan terjadi.

Kerinduan yang mendalam terhadap anak-anaknya dirasakan begitu kuat oleh Ruben. “Begitu lah, rasa rindunya itu udah susah dijabarkan,” ungkap Minola, menggambarkan betapa sulitnya Ruben menghadapi situasi ini.

Bahkan, dalam setiap ibadahnya, Ruben tak henti-hentinya memanjatkan doa kepada Tuhan agar diberikan kemudahan untuk dapat bertemu kembali dengan buah hatinya. Kesedihan yang dirasakan oleh sahabat Ivan Gunawan ini sampai membuatnya menitikkan air mata.

“Ruben itu ngomong sama saya, setiap malam itu katanya dia shalat tahajud, salah satunya doanya itu agar dia dipermudah untuk bisa ketemu dengan anaknya,” beber Minola. “Sampai menitikkan air mata,” imbuhnya, mempertegas betapa dalamnya perasaan Ruben.

Hal serupa juga terjadi saat Ruben menunaikan ibadah umrah. Doa utamanya saat itu adalah agar ia dapat kembali bertemu dengan anak-anaknya. “Ketika dia umrah, itu salah satu doa-doanya,” ujar Minola. “Bisa dibayangkan bagaimana dalamnya rasa rindu itu,” tambahnya, menekankan betapa besar keinginan Ruben untuk bisa berkumpul kembali dengan anak-anaknya.

Minola menyayangkan sikap Sarwendah yang dianggap justru mempersulit hak Ruben untuk bertemu dengan anak-anaknya. “Karena dari kecil mereka berkumpul, bersama, tapi sekarang tiba-tiba dipisahkan karena ada orang yang tidak merealisasikan apa yang sudah diatur dalam akta 39,” pungkasnya, mengacu pada kesepakatan hukum yang mungkin terabaikan.