
“PLN Batam bukan hanya anak perusahaan PT PLN (Persero) tapi wajah Indonesia yang berhadapan langsung dengan Singapura dan Malaysia,” ucapnya.
Atas nama Direksi PT PLN Persero, Hartanto mengapresiasi kepada tim di Batam yang bersatu padu membangun Batam.
“Terimakasih PLN Batam dan Nongsa Digital Park,” pungkasnya.
Dirut PLN Batam.Muhammad Irwansyah Putra mengungkapkan pentingnya kolaborasi ini dalam mendukung transformasi digital yang tengah berlangsung.
“Data center berperan sebagai ‘jantung digital’ yang mendukung berbagai sektor industri dan Batam punya potensi luar biasa untuk menjadi hub data center di Asia Tenggara,” katanya.
Ia mengemukakan, PLN Batam telah menandatangani perjanjian jual beli tenaga listrik berkapasitas 369 MVA hingga tahun 2031.
Saat ini, PT Tamarin telah menyambungkan tenaga listrik berkapasitas 2×30 MVA dan permintaan untuk data center diperkirakan akan melonjak menjadi 1.064 MVA hingga tahun 2031.
“Hal ini lah yang menuntut kami (PT PLN Batam) untuk memastikan pasokan listrik yang stabil dan efisien,” ucapnya.
Irwansyah berkomitmen untuk menyediakan EBT berkapasitas mencapai 825 MW hingga 2033, sebagai bagian upaya mendukung agenda keberlanjutan nasional menuju Net Zero Emission (NZE) di 2060.






















