
Patrolmedia.co.id, Batam – PLN Batam siap memenuhi kebutuhan listrik andal dan bersih untuk mendukung data center Nongsa Digital Park di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa.
Dengan kapasitas pasokan daya tambahan tersambung yang sebelumnya 389 MVA, kini menjadi 1064 MVA.
Pemenuhan pasokan daya itu ditandai dengan penandatanganan Amandemen Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) serta Nota Kesepahaman untuk penyediaan Energi Baru Terbarukan (EBT) antara PLN Batam dan PT Taman Resor Internet (PT Tamarin) pada Rabu (11/12/24).
Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PT PLN (Persero), Hartanto Wibowo menyampaikan, pada era sekarang ini listrik bukan hanya andal, tapi juga harus berasal dari green energy (energi bersih) dan rendah emisi.
“Hari ini melalui penandatanganan amandemen peranjian tambahan kapasitas daya tersambung sebelumnya 389 MVA menjadi 1064 MVA,” kata Hartanto.
Ia mengatakan ada 2 yang menjadi sumber pertumbuhan ekonomi, yakni KEK dan pengembangan ekonomi digital.
Kedua hal ini saling beriringan menjadi salah satu pilar petumbuhan ekonomi dunia dan jantung dari pertumbuhan ekonomi digital adalah ketersediaan pasokan listrik.
“Tidak ada pertumbuhan KEK Nongsa khususnya data center tanpa ada listrik. Sehingga listrik jadi jantungnya ekonomi digital,” ujar Hartanto.
Menurutnya PLN Batam dengan Nongsa Digital Park menjadi kolaborasi strategis dan diharapkan jadi salah satu pilar yang akan memberi kontribusi untuk Indonesia sesuai visi Presiden.






















