Padahal merkuri dapat memicu perubahan warna kulit yang menyebabkan bintik-bintik hitam, alergi, dan iritasi.
Merkuri bisa memicu kerusakan permanen susunan saraf otak dan ginjal.
Pengguna yang terpapar merkuri dalam jangka pendek, namun dosis tinggi menyebabkan gejala muntah-muntah, diare, dan kerusakan ginjal.
Kandungan merkuri bersifat karsinogenik yang bisa menyebabkan kanker.
BPOM memetakan data kerawanan kejahatan produk kosmetik dengan kandungan merkuri di Indonesia.
Temuan BPOM, terdapat berbagai produk mengandung merkuri beredar luas dipasaran yang harus diwaspadai.






















