Pengadaan Ekskavator jadi Polemik, Gubernur Sumbar Justru Dukung Langkah Bupati Solok

Gubernur Sumbar
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharulah. (Foto: Ist)

Patrolmedia.co.id, Solok – Pengadaan alat berat ekskavator oleh Bupati Solok Epyardi Asda, kini menjadi polemik di daerah itu.

Selain tak masuk dalam RPJMD 2021-2026 maupun dalam APBD Perubahan 2021, belanja ekskavator menyedot anggaran APBD yang sangat besar.

Kendati begitu, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharulah justru mendukung langkah program Bupati Solok Epyardi Asda dalam menyediakan ekskavator di setiap kecamatan di Kabupaten Solok.

Pernyataan Gubernur Mahyeldi mengejutkan warga kabupaten Solok terkait pengadaan 14 ekskavator untuk 14 kecamatan.

Dukungan Mahyeldi juga menuai komentar dari Partai Gerindra dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Mahyeldi menyebut pengadaan ekskavator bisa memberikan harapan pada percepatan pengembangan sektor pertanian dan bidang lainnya di Kabupaten Solok.

Menurutnya, hal itu langkah yang sangat bagus untuk membuka akses jalan dan perekonomian di Kabupaten Solok, seperti untuk membuka jalan baru di kawasan Gunung Talang, yang tanahnya sangat subur, tapi aksesnya belum banyak.

“Saat saya kunjungan kerja ke Kabupaten Solok, saya sudah apresiasi langkah Bupati Solok dengan program yang menyediakan satu ekskavator di setiap kecamatan,” kata Mahyeldi
di Komplek Bandara Tabing Padang pada Jumat (1/10) lalu.

“Jadi, dengan ekskavator itu bisa membuka akses sehingga petani bisa membawa hasil panennya dengan mudah,” sambung mantan
Wali Kota Padang 2 periode itu.

Ekskavator Permintaan Para Walinagari

Baca juga:

Anggaran Ekskavator Tak Masuk RPJMD, Dodi Hendra: Jangan Sampai Bermuara ke Ranah Hukum

Para Atlet Peraih Medali PON Kecewa, Bupati Solok Dinilai Tak Peduli