Demi Mahar Rp300 Juta, Mertua Tega Tikam Ayah Menantu Hingga Kritis

Kondisi Samalisa, korban penikaman ayah mertua anaknya. (Foto: Ist)

“Dimana anak perempuan saya, segera pulangkan dia kerumah,” ucap Bazo menirukan perkataan pelaku yang ia dengar dari ayahnya via telepon.

Karena ketakutan, Samalisa pun mengadukan ancaman tersebut kerumah Sekdes.

Saat dirumah Sekdes, ayah Bazo
menceritakan kejadian itu, tiba-tiba Zai menghampiri dan mendekati ayah Bazo.

“Ayah sama mertua (Zai) perang mulut, tak lama mertua mengayunkan pisau di pinggang dan menikam dada depan ayah saya, bagian dagu dan tangan,” ungkap Bazo.

Melihat kejadian itu, Sekdes mencoba melerai pelaku. Namun ayah Bazo sudah tergeletak ditanah bersimbah darah. Warga pun berkerumunan, namun Zai langsung melarikan diri.

Samalisa yang menjadi korban kesadisan Zai dilarikan ke RS Viktor, sementara pihak keluarga Bazo melaporkan penikaman itu ke kantor polisi.

“Pelaku sudah diamankan polisi, tapi ayah saya masih kritis pendarahan,” kata Bazo.

Meski sudah diamankan, pelaku (Zai) yang berada dalam tahanan malah melapor balik ke polisi, seolah-olah dirinya dikeroyok Sekdes yang merupakan adik korban atau ayah Bazo.