Pelayanan itu, lanjut Edy, termasuk pasokan air dan listrik untuk kebutuhan industri. Pihaknya akan segera berkonsolidasi dengan stakeholders terkait baik di daerah maupun pusat.
“Kaitannya untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pelaku industri di Batam,” ucapnya.
Senior HR & GA Manager PT Volex Batam Rima Melati Hutagalung menyebut pasokan air untuk kebutuhan industrinya selama ini berjalan dengan sangat baik.
“Namun, untuk pasokan listrik di industri kita mengalami kendala, karena PLN sedang melakukan maintenance dihari kerja,” kata Rima.
“Kita juga berharap dukungan BP Batam perihal pengamanan bagi para pekerja dan keamanan pelaksanaan kegiatan pabrik kita di Sekupang,” tambahnya.
Ditambahkan, sejumlah insentif dan fasilitas menarik di Batam diantaranya, pembebasan Pajak Bea Masuk Impor dan Ekspor, Pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (Value Added Tax), fasilitas GSP (Generalized System of Prefrences), dan Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda dengan 57 Negara.
Kemudian, biaya investasi yang terjangkau, Keamanan dan Kenyamanan menyimpan data di DRC (Data Recovery Center) BP Batam, serta lokasi yang begitu strategis menjadi kehandalan Batam. (Erwin)






















