Penekanan lain selanjutnya, Irawan menyebut perwira harus mampu memberikan informasi Intellijen kepada unsur Operasi dan Interoperability antar Intel dan Ops.
“Jangan lupa untuk saling bersinergi bersama aparat dan satuan samping,” kata Irawan.
Laksamana Muda TNI Didik Setiyono menyebut tujuan Safari Pembinaan bidang Operasi untuk menselaraskan fungsi Operasi dan fungsi Intellijen menjaga pertahan dan keamanan wilayah.
“Perwira dituntut juga bisa mengintensifkan fungsi pembinaan Potensi Maritim,” sebut Didik.
Simak juga: Penyelundupan 3 Mobil Mewah dari Singapura ke Batam Digagalkan
Kemudian, lanjutnya, menjaga inergitas dengan satuan samping, Para Komandan Satuan dan Komandan KRI diminta memperhatikan pembinaan personel dan tepat sasaran dalam menempatkan Jabatan personel.
Hal itu, katanya, sesuai bidangnya masing-masing sampai tercapai tupoksi secara optimal.
“Tujuan selanjutnya mengutamakan profesionalisme prajurit dan mempelajari dan memahami hukum Laut secara professional yang berkaitan dengan Batas Wilayah Negara,” kata Didik.
Hadir juga di kegiatan itu, Komandan Guskpurla Koarmada I, Komandan Guskamla Koarmada I, Komandan Wing Udara I, Para Komandan Satuan serta diikuti 132 Perwira yang berasal dari KRI, Lanal, Marininir, Wing Udara 1 dan para Danposal.
Editor: Chandra Adi Putra
Sumber: Penlantamal IV























