Kebakaran Mobil Feroza di Bireuen, Pemilik Alami Luka Bakar
Sebuah mobil Daihatsu Feroza dengan nomor polisi BL 619 NL terbakar di pinggir Jalan Nasional, kawasan Desa Matang Sagoe, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, pada Rabu (15/7/2026). Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 13.10 WIB tepatnya di dekat kios penjual bahan bakar milik Na Raseuki, sehingga sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar.
Peristiwa kebakaran ini membuat sejumlah unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Namun, api yang cepat membesar telah menghanguskan hampir seluruh bagian kendaraan, menyisakan kerangka mobil.
Pemilik mobil, Iskandar (33), akrab disapa Tuih, warga Desa Pulo Panyang, Kecamatan Peusangan Selatan, menjelaskan bahwa dirinya sedang dalam perjalanan menuju Peusangan untuk membeli semen. Ia mengatakan bahwa tangki mobil sudah kosong, jadi ia berhenti di kios Na Raseuki untuk mengisi bahan bakar.
Menurut Iskandar, saat pemilik kios sedang mengisi bahan bakar, tiba-tiba muncul percikan api yang langsung membesar. Ia berusaha mendorong mobil menjauh dari kios agar api tidak merambat ke bangunan maupun bahan bakar yang ada di lokasi. Upaya tersebut membuat tangan kirinya, mulai dari bahu hingga jari, tersambar api dan mengalami luka bakar.
Iskandar segera dibawa ke Puskesmas Peusangan untuk pertolongan pertama, sebelum dirujuk ke RS BMC Bireuen guna mendapatkan perawatan lebih lanjut. “Sekarang saya dirawat untuk pengobatan luka bakar,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa di dalam mobil masih terdapat sebuah kotak besi atau tangki yang terpasang di belakang jok sopir. Tangki tersebut dulunya digunakan untuk mengangkut Pertamax yang kemudian dijual kembali. “Sudah sekitar setahun tidak digunakan, dibiarkan terpasang dan kondisinya berkarat,” jelasnya.
Kasus kebakaran ini kini ditangani Polres Bireuen untuk menyelidiki penyebab pastinya kebakaran tersebut. Penyelidikan akan mencakup beberapa aspek, termasuk keberadaan tangki besi berkarat di dalam mobil.
Penyebab Kebakaran yang Diperiksa
Polres Bireuen melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap kejadian kebakaran mobil Feroza. Beberapa faktor yang menjadi fokus penyelidikan antara lain:
- Kondisi tangki bahan bakar – Tangki yang berkarat dan tidak digunakan selama setahun dapat menjadi sumber potensi kebocoran atau reaksi kimia yang memicu api.
- Proses pengisian bahan bakar – Pemilik kios bahan bakar sedang mengisi bahan bakar ketika kejadian terjadi. Hal ini menjadi salah satu titik penting untuk diperiksa apakah ada kesalahan prosedur atau alat yang tidak berfungsi dengan baik.
- Tindakan darurat – Upaya Iskandar untuk menjauhkan mobil dari kios bahan bakar menjadi langkah yang sangat penting, namun juga memperlihatkan risiko yang dihadapi saat kebakaran terjadi.
Kesimpulan
Kebakaran mobil Feroza di Bireuen menjadi peringatan tentang pentingnya perawatan dan penggunaan alat-alat yang berpotensi berbahaya, seperti tangki bahan bakar. Selain itu, kejadian ini juga menunjukkan betapa pentingnya kesadaran masyarakat akan bahaya kebakaran dan tindakan darurat yang tepat.






















