Lokal  

Aksi Damkar Matan Kukar viral, terima laporan untuk ambil botol minum tumbler di Sungai Mahakam

Ringkasan Berita:

  • Petugas Damkar Matan Kukar berhasil mengevakuasi sebuah wadah minuman (tumbler) milik warga yang terjatuh dan terombang-ambing di tengah arus deras Sungai Mahakam, Tenggarong
  • Rekaman proses penyelamatan botol minum ini viral di medsos
  • Meski tugas ini tergolong tidak biasa, para petugas pemadam kebakaran tetap menunjukkan profesionalisme tinggi saat menjangkau barang tersebut menggunakan kapal cepat.

– Sebuah rekaman video yang memperlihatkan aksi tidak biasa dari petugas pemadam kebakaran mendadak menjadi pusat perhatian publik di jagat maya.

Jika biasanya petugas penyelamat dipanggil untuk memadamkan amukan si jago merah, mengevakuasi hewan liar yang masuk ke pemukiman, atau melepaskan cincin yang tersangkut di jari, kali ini personel pemadam kebakaran di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, menerima sebuah permintaan yang terbilang sangat unik sekaligus mengundang senyum.

Mereka mendapatkan laporan dari seorang warga mengenai sebuah wadah air minum portabel atau yang akrab disebut tumbler, yang secara tidak sengaja terjatuh dan hanyut terbawa arus di kawasan perairan Sungai Mahakam, Kalimantan Timur.

Peristiwa yang menarik perhatian ini berlokasi di sekitar area ikonik Jembatan Kutai Kartanegara (Kukar) yang berada di Kota Tenggarong.

Melalui unggahan yang dibagikan oleh akun Instagram dengan nama pengguna @info_kukar pada tanggal 29 Juni 2026, terlihat jelas bagaimana kesigapan para personel penjinak api tersebut dalam merespons aduan dari masyarakat, sekecil atau seunik apa pun bentuk laporan yang mereka terima di lapangan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, video dokumentasi yang memperlihatkan detik-detik proses evakuasi barang tersebut awalnya berasal dari kiriman pengguna platform TikTok dengan nama akun @sonicz25.

Suasana di sekitar lokasi kejadian pada hari itu terpantau sangat cerah dengan langit biru yang dihiasi gumpalan awan putih yang membentang luas.

Cahaya matahari yang terik menyinari permukaan air Sungai Mahakam yang tampak berwarna cokelat keruh, sebuah pemandangan khas bagi sungai besar yang membelah wilayah Kalimantan tersebut.

Meskipun kondisi air terlihat tenang di permukaan, arus bawah sungai terdengar mengalir cukup konstan dan berpotensi membawa benda apa pun hanyut semakin jauh ke arah hilir jika tidak segera ditangani dengan cepat.

Detik-Detik Evakuasi Botol Minum yang Terombang-Ambing

Dalam tayangan video tersebut, kronologi penyelamatan dimulai ketika beberapa orang petugas yang mengenakan seragam dinas lapangan berjalan beriringan melintasi jalur pejalan kaki yang asri di area taman tepi sungai.

Salah satu petugas terlihat mengenakan seragam khusus bermotif merah dan biru khas personel penyelamat, lengkap dengan tulisan ‘PEMADAM’ yang terpampang jelas di bagian punggungnya, sementara rekan lainnya berjalan mendampingi dengan pakaian dinas berwarna biru gelap.

Langkah kaki mereka yang tegap menunjukkan keseriusan dalam menjalankan misi, meskipun objek yang akan mereka selamatkan kali ini bukanlah makhluk hidup.

Mereka kemudian berjalan menyusuri sebuah dermaga kayu atau jembatan penghubung berukuran kecil yang menjorok ke arah sungai.

Di ujung dermaga tersebut, terdapat sebuah stasiun terapung atau pos pemantau yang dikenal dengan nama Stasiun Pandu Tenggarong.

Tempat ini merupakan fasilitas khusus yang digunakan oleh petugas pelabuhan atau pemandu kapal untuk mengawasi sekaligus membantu mengarahkan lalu lintas kapal-kapal besar yang melintasi jalur sungai, terutama saat hendak melewati kolong jembatan agar terhindar dari risiko kecelakaan atau benturan.

Di dermaga tersebut, sebuah kapal cepat atau speedboat berwarna putih dengan kombinasi garis hijau dan jingga sudah bersiap di tepi air. Beberapa warga setempat dan petugas tampak berkumpul di sekitar perahu tersebut sembari mengamati posisi tumbler yang terapung di tengah sungai.

Dari kejauhan, objek berwarna putih tersebut tampak terombang-ambing tak berdaya di atas permukaan air yang luas, berada beberapa meter dari bibir dermaga dengan latar belakang kemegahan struktur lengkung Jembatan Kukar yang berdiri kokoh di kejauhan.

Tanpa membuang banyak waktu, salah satu petugas yang mengenakan pakaian dinas biru dan topi lapangan bergegas mengambil posisi di bagian depan atau haluan kapal cepat.

Demi bisa menjangkau botol minum tersebut tanpa harus menceburkan diri ke dalam air sungai yang dalam, petugas tersebut memilih untuk merebahkan seluruh tubuhnya secara telungkup di atas dek depan kapal.

Posisi ini menuntut keseimbangan yang baik, di mana kedua kakinya tetap menahan beban di atas perahu, sementara bagian torso dan tangannya terjulur bebas ke arah permukaan air.

Dedikasi Tanpa Batas Petugas Pemadam Kebakaran

Momen mendebarkan sekaligus menggelitik terjadi ketika kapal perlahan mendekati objek. Sambil mempertahankan posisi telungkupnya yang ekstrem, sang petugas meregangkan tangan kanannya sejauh mungkin ke bawah demi bisa meraih botol tersebut.

Suara riuh dari rekan-rekan sesama petugas dan warga yang berada di lokasi terdengar memberikan arahan semangat agar misi penyelamatan ini berhasil.

“Ayo, ayo, bisa itu, bisa itu!” seru salah seorang pria yang merekam kejadian tersebut dengan nada antusias.

Ketika jemari sang petugas akhirnya berhasil menyentuh dan mencengkeram erat badan botol minum tersebut, sorak gembira langsung pecah di udara.

“Oke, nice!” lanjut sang perekam video mengekspresikan rasa puasnya saat melihat benda tersebut berhasil diangkat dari permukaan air.

Setelah berhasil mengamankan barang tersebut, sang petugas langsung bangkit berdiri di atas dek kapal dengan melempar senyum tipis.

Ia kemudian memeriksa kondisi tumbler yang ternyata merupakan sebuah botol minum berbahan baja tahan karat (stainless steel) berwarna keunguan.

“Stainless itu,” celetuk salah seorang di lokasi yang menyadari bahwa botol tersebut kemungkinan memiliki nilai material atau sejarah yang cukup berharga bagi pemiliknya, sehingga sang pemilik merasa perlu meminta bantuan pihak berwajib.

Respons Warganet

Unggahan tersebut menuai berbagai respons warganet.

“Makasih om pemadam,” tulis warganet.

“Rezeki banget tumbler nya mendatangi petugas damkar,” tulis warganet.

“Siapa tau tumbler itu pemberian dari orgtuanya,siapa tau tumbler itu di beli dari hasil dia nabung” tulis warganet.

Lihat video lengkapnya KLIK LINK DI SINI