Bintang muda Indonesia, Ubed, percaya diri hadapi Thomas Cup 2026

Pemain Muda Indonesia Siap Debut di Thomas Cup 2026

Moh Zaki Ubaidillah, yang akrab dipanggil Ubed, kini menjadi bagian dari skuad Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia untuk bertanding di Thomas Cup 2026. Ini merupakan kesempatan pertamanya berlaga dalam turnamen beregu paling bergengsi di dunia.

Ubed yang berusia 18 tahun ini akan mengisi posisi sebagai tunggal ketiga bersama Jonatan Christie (1), Alwi Farhan (2), dan Anthony Sinisuka Ginting (4). Sebagai pemain muda berbakat, Ubed telah menunjukkan prestasinya dengan meraih gelar BWF World Tour setelah memenangkan Thailand Masters 2026 (Super 300).

Kehadirannya dalam skuad inti membuatnya merasa sangat senang. Ia mengungkapkan bahwa Piala Thomas memiliki tingkat kepentingan yang lebih tinggi dibandingkan Piala Sudirman atau SEA Games. “Saya tidak menyangka bisa masuk ke dalam tim ini,” ujarnya dalam rilis resmi PBSI.

Ubed menyatakan bahwa ia ingin memberikan yang terbaik bagi tim Indonesia. “Saya tidak sabar ingin debut di sana,” tambahnya. Saat ini, ia sedang fokus pada persiapan terbaiknya menjelang laga pertama yang akan digelar pada Jumat (24/4/2026).

“Alhamdulillah sudah cukup baik penyesuaiannya. Sudah berjalan dua hari, sudah bisa mengatasi kondisi di sini lah. Ke depannya berharap bisa lebih baik lagi di latihannya, sama persiapannya,” kata Ubed.

Menurut Ubed, komunikasi antar pemain menjadi hal penting dalam menjaga kekompakan tim. Di skuad Thomas Cup 2026, terdapat campuran pemain senior dan junior. “Di tim ini dengan adanya senior pasti saya sangat terbantu. Tapi juga ada yang tidak berbeda jauh usianya jadi bisa lebih nyambung. Saya senang sih bisa barengan mereka,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kekompakan tim tunggal putra Indonesia sangat baik. “Dari di pelatnas kemarin sudah sempat latihan bareng semuanya termasuk dengan koh Jojo. Semoga kami bisa lebih solid ke depannya,” tambahnya.

Sejarah Pemain Muda di Thomas Cup

Sejak Thomas Cup edisi tahun 2022, Tim Tunggal Putra Indonesia selalu menurunkan tiga pemain muda. Salah satu contohnya adalah Syabda Perkasa Belawa, yang tampil impresif meski hanya sekali mendapatkan kesempatan bertanding.

Syabda, yang saat itu berusia 20 tahun, bahkan menjadi penentu kemenangan atas Korea Selatan dan memastikan Indonesia juara grup. Ia berhasil mengalahkan Lee Yun-gyu dengan skor 21-14, 11-21, 21-16.

Pada edisi terakhir tahun 2024, Alwi Farhan yang berstatus debutan mendapatkan satu kali kesempatan bertanding dan berhasil mempersembahkan poin kemenangan pada fase grup saat melawan Inggris.

Dengan pengalaman para pemain muda sebelumnya, Ubed kini memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di panggung internasional. Dengan semangat dan persiapan yang matang, ia siap memberikan kontribusi besar bagi Indonesia di Thomas Cup 2026.