Dana GNOTA Rp 40 juta di Sunat SMAN 1 Puncu Kediri Untuk Pembayaran Insidental

Baliho SMAN 1 Puncu Kabupaten Kediri. (Foto: Patrolmedia/Nur Cahyo)
Baliho SMAN 1 Puncu Kabupaten Kediri. (Foto: Patrolmedia/Nur Cahyo)

Patrolmedia.co.id, Kediri – Para orang tua murid penerima dana dari GNOTA (Gerakan Nasional Orang Tua Asuh) di SMAN 1 Puncu Kediri Jawa Timur resah.

Pasalnya dana yang notabene untuk siswa miskin atau tidak mampu tersebut disunat pihak sekolah Rp 1 juta untuk dana bantuan insidental dan yang Rp 500 ribu di kembalikan ke siswa untuk keperluan kebutuhan sekolah.

Informasi yang diterima patrolmedia.co.id dari sejumlah sumber, siswa penerima GNOTA kelas X SMAN 1 Puncu ada 40 siswa, dan semua dipotong masing-masing Rp 1 jutaan untuk dana Insedental.

Dana pungutan insidental Rp juta persiswa adalah hasil rapat komite SMAN 1 Puncu bersama walimurid, dan ditetapkan kepada semua siswa khususnya kelas X, termasuk siswa tidak mampu yang mendapat program GNOTA.

Ironisnya, ada siswa tidak mampu dan tidak mendapat GNOTA “di paksa” untuk membayar dana insidental.