Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto kembali merombak jajaran direktur di Bareskrim Polri. Dalam mutasi yang tertuang pada surat telegram Nomor ST/2262/X/KEP./2026 tertanggal 12 Oktober 2026, jabatan Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) berpindah dari Brigjen Ade Safri Simanjuntak kepada Kombes Suhasto. Ade Safri selanjutnya ditempatkan sebagai Widyaiswara Kepolisian Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri.
Perpindahan itu menjadi bagian dari gelombang rotasi yang menyentuh sejumlah posisi strategis di Bareskrim. Selain Dirtipideksus, Kapolri juga mengubah kursi Direktur Tindak Pidana Siber, Direktur Tindak Pidana Narkoba, dan Direktur Tindak Pidana Umum. Dalam dua surat telegram yang diterbitkan pada 2 Oktober 2026 dan 10 Oktober 2026, total 287 perwira tinggi serta perwira menengah tercatat dimutasi.
Kombes Suhasto, yang kini mendapat promosi ke kursi Dirtipideksus, sebelumnya bertugas sebagai Pemeriksa Inafis Kepolisian Madya Tingkat I Bareskrim Polri. Sementara itu, Ade Safri meninggalkan jabatan yang baru ia emban sejak September 2025, ketika ia menggantikan Brigjen Helfi Assegaf yang naik menjadi Kapolda Lampung. Posisi Dirtipideksus sendiri dikenal sebagai salah satu unit penting di Bareskrim karena menangani perkara ekonomi yang rumit dan berdampak luas.
Nama Ade Safri cukup menonjol di tubuh Polri karena rekam jejak penanganan kasus besar. Ia sempat menjadi sorotan saat memimpin penyidikan perkara dugaan pemerasan yang menyeret mantan Ketua KPK Firli Bahuri. Dalam perkara itu, polisi menetapkan Firli sebagai tersangka setelah mengumpulkan alat bukti dan melakukan gelar perkara. Saat itu Ade menyebut adanya bukti yang dinilai cukup untuk menaikkan status hukum Firli.
Perwira kelahiran Surabaya, 26 Desember 1974, ini merupakan lulusan Akademi Kepolisian 1996. Sejumlah pendidikan kepolisian dan militer juga pernah ia tempuh, mulai dari PTIK, Sespim pada 2010, hingga Sesko TNI pada 2022. Kariernya terbilang panjang, dari jabatan di bidang lalu lintas hingga posisi strategis di tingkat kepolisian daerah dan Bareskrim.
Sebelum masuk ke jajaran direktorat Bareskrim, Ade Safri pernah bertugas sebagai Kasat Lantas Poltabes Surakarta, Pamen Polda Jateng, Kasubdit Regident Dirlantas Polda Jatim, lalu bertugas di Papua. Ia juga pernah memimpin Polres Karanganyar, menjabat Wadir Sabhara Polda Jabar, dan pada awal 2020 dipercaya menjadi Kapolresta Surakarta. Pada pertengahan 2023, ia bergeser ke Polda Metro Jaya sebagai Dirreskrimsus sebelum kemudian dipromosikan ke Dirtipideksus. Rotasi terbaru ini menutup satu lagi babak penugasan Ade Safri di lini penyidikan ekonomi khusus Bareskrim.






















