Betrand Peto ungkap momen pertemuan Ruben Onsu dengan Sarwendah-anak, singgung kehadiran Wendy Lo

Ringkasan Berita:

  • Betrand Peto mengungkap momen pertemuan Ruben Onsu dengan Sarwendah dan kedua putrinya.
  • Betrand Peto menyebut pertemuan itu terjadi di luar dugaannya.
  • Dalam pertemuan tersebut, Betrand Peto sempat menyapa Sarwendah, bahkan tatap-tatapan dengan sang tante, Wendy Lo.

– Momen mengharukan terjadi menjelang keberangkatan Ruben Onsu ke Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah umrah pada Senin (22/6/2026).

Jelang keberangkatannya di bandara, Ruben Onsu berkesempatan bertemu kedua putrinya.

Mereka datang menemui pemilik nama lengkap Ruben Samuel Onsu itu ditemani oleh sang ibunda, Sarwendah.

Selain itu, Wendy Lo, adik dari Sarwendah, serta Betrand Peto, putra angkat Ruben Onsu, juga hadir di bandara.

Pertemuan Ruben, Sarwendah, dan kedua putrinya sontak saja menyita perhatian publik di tengah perselisihan terkait pengasuhan anak pasca perceraian.

Kepada awak media, Betrand Peto turut mengungkap momen pertemuan Ruben Onsu dengan Sarwendah dan kedua putrinya.

Menurut pria yang akrab disapa Onyo ini, pertemuan tersebut terjadi di luar dugaannya.

“Aku kemarin itu waktu di sana, waktu bunda dan adik-adik samperin itu di luar dugaan aku,” kata Onyo, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Selasa (30/6/2026).

“Aku enggak tahu kalau mereka ada di sana, pas aku sampai ke sana aku lihat, dari situ aku memberi ruang untuk adik-adik bisa bertemu dengan ayah,” sambungnya.

Dalam momen pertemuan tersebut, pelantun lagu Sahabat Kecil ini mengaku sempat menyapa Sarwendah.

Bahkan, Onyo sempat tatap-tatapan dengan sang tante, Wendy Lo.

“Dan aku say hi kok sama bunda ‘Halo bunda’, aku tatap-tatapan juga, Onty Wendy lihat aku. Aku juga lihat Onty Wendy,” ucap Betrand Peto.

“Begitupun juga dengan adik-adik,” tambahnya.

Terkait rencana Ruben memperjuangkan hak asuh kedua putrinya, Betrand Peto memilih tidak ikut campur. 

Ia menyerahkan sepenuhnya persoalan tersebut kepada presenter kelahiran Jakarta, 15 Agustus 1983 itu.

“Kalau soal itu biarkan menjadi urusan ayah, aku hanya mendukung gimana biar ayah bisa bertemu dengan adik-adik di waktu yang pas,” terangnya.

Perebutan Hak Asuh Tetap Berlanjut

Adapun Sarwendah tiba-tiba datang ke Bandara Soekarno-Hatta jelang Ruben Onsu berangkat umrah.

Kedatangan Sarwendah ke bandara jelang Ruben Onsu berangkat umrah yaitu untuk mempertemukan dengan kedua putrinya.

Konflik Sarwendah dan Ruben Onsu bermula dari protes Ruben yang dipersulit bertemu kedua putrinya yang kini dalam pengasuhan sang ibu.

Hal itu dinilai Ruben melanggar kesepakatan cerai yang telah mereka buat sebelumnya.

Buntutnya, Ruben Onsu memilih menyetop nafkah Rp225 juta per bulan untuk kedua putrinya sejak akhir Desember 2025 lalu.

Terbaru, Ruben bersiap merebut hak asuh anaknya dari Sarwendah.

Kakak Jordi Onsu ini telah membuat pengaduan ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) terkait masalah pengasuhan anak-anaknya. 

Meski sudah dipertemuan dengan anak-anak, Ruben rupanya tetap melanjutkan untuk mengambil alih hak asuh.

Hal ini disampaikan langsung oleh kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang.

“Sampai hari ini kami tidak pernah ada permintaan dari Ruben untuk menghentikan atau menunda upaya-upaya yang sekarang sedang dalam agenda untuk dilakukan,” kata Minola, dikutip dari YouTube Grid ID, Selasa (23/6/2026).

“Karena kalau misalkan dalam pertemuan singkat kemarin itu, kemudian akhirnya Ruben beranggapan bahwa ini sudah selesai.”

“Kemarin itu puncaknya perjuangan dia selama ini,” tuturnya.

Lebih lanjut, Minola mengungkap adanya tiga poin dugaan pelanggaran terhadap hak asuh anak yang dilakukan oleh mantan anggota girlband Cherrybelle itu.

Poin pertama yang menjadi keberatan Ruben adalah pembatasan akses untuk berkumpul bersama anaknya.

Sementara itu, poin kedua yang diadukan pria berusia 42 tahun tersebut, berkaitan dengan dugaan tekanan psikis di lingkungan rumah.

Pada poin terakhir, Ruben Onsu juga mengadukan adanya dugaan eksploitasi terhadap anak dalam kegiatan siaran langsung di media sosial pada malam hari.

“Ketika kita ke KPAI itu kan isunya tidak hanya sekadar masalah pertemuan antara anak dan Ruben,” ujar Minola.

“Ada tiga hal yang kemarin kami sampaikan, yang kedua terkait masalah dugaan lingkungan yang tidak aman bagi anak, dan yang ketiga masalah eksploitasi.”

“Jadi saya kira itu tetap akan berjalan sampai kemudian ada hal lain yang disampaikan oleh Ruben kepada kami,” lanjutnya.

(/Indah Aprilin)