Berita  

PLN Jamin Listrik Operasi Katarak Lansia Flores

PLN Flores Pastikan Listrik Tanpa Kedip untuk Operasi Katarak Gratis

Ende, Flores – Keandalan pasokan listrik menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan yang membutuhkan presisi medis tinggi. Menyadari hal ini, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Flores Bagian Barat, melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ende, telah mengambil langkah proaktif untuk menjamin pasokan listrik tanpa kedip selama pelaksanaan Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis. Kegiatan kemanusiaan ini diselenggarakan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende pada tanggal 31 Mei hingga 1 Juni 2026.

Acara bakti sosial ini merupakan bagian integral dari rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila dan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026. Kehadiran Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mewakili Menteri Sosial Republik Indonesia turut menandai pentingnya kegiatan ini. Program operasi katarak gratis ini dirancang sebagai wujud nyata kepedulian yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat di Flores, khususnya bagi kelompok lanjut usia dan mereka yang rentan terhadap gangguan penglihatan.

Ratusan peserta dari berbagai kabupaten di Flores, meliputi Kabupaten Ende, Kabupaten Nagekeo, hingga Kabupaten Ngada, menunjukkan antusiasme yang tinggi untuk mengikuti layanan ini. Harapan mereka adalah dapat memulihkan kualitas penglihatan, sehingga dapat kembali beraktivitas secara mandiri dan meningkatkan kualitas hidup sehari-hari.

Mengingat sifat tindakan medis dan operasi mata yang menuntut akurasi tinggi serta kontinuitas listrik yang mutlak tanpa interupsi, PLN telah menerapkan sistem pengamanan kelistrikan berlapis yang dirancang untuk mencegah kedipan listrik (anti-kedip) di seluruh area RSUD Ende.

Komitmen PLN: Misi Kemanusiaan Melalui Keandalan Listrik

General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa partisipasi PLN dalam acara ini melampaui sekadar kewajiban teknis. Ia menekankan bahwa kehadiran PLN adalah perwujudan dari kepedulian sosial yang mendalam terhadap masyarakat Nusa Tenggara Timur.

“Bagi kami di PLN, mengamankan pasokan listrik untuk operasi katarak ini adalah sebuah misi kemanusiaan. Kami ingin memastikan bahwa para dokter dapat bekerja dengan tenang dan aman, serta para orang tua kita, para lansia di Flores, dapat kembali melihat senyum keluarga dan keindahan dunia dengan jelas. Menyediakan listrik yang andal adalah cara kami mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila secara nyata di tengah-tengah masyarakat,” ujar Eko Sulistyono.

Strategi Pengamanan Listrik yang Komprehensif

Manager ULP Ende, Immer R. Pakpahan, menjelaskan secara rinci mengenai langkah-langkah teknis yang telah diimplementasikan di lapangan untuk menjamin kenyamanan dan keamanan pasien selama pelaksanaan tindakan medis.

“Kami melakukan pengamanan sistem secara berlapis, mulai dari kesiapan suplai utama dan suplai cadangan, pengecekan menyeluruh terhadap jaringan listrik, pengujian respons perpindahan beban ke generator (genset), hingga penempatan personel siaga di lokasi kegiatan. Seluruh langkah ini kami ambil untuk memastikan tidak ada gangguan sekecil apa pun atau bahkan kedipan listrik yang terjadi,” jelas Immer.

Untuk menjamin kelancaran operasi katarak gratis, PLN menerapkan strategi pengamanan infrastruktur kelistrikan yang terstruktur sebagai berikut:

  • Suplai Utama dan Cadangan yang Andal:
    Pasokan listrik utama untuk RSUD Ende bersumber dari Penyulang RSU. Sebagai langkah antisipasi, PLN telah menyiapkan suplai cadangan penuh dari Penyulang Nangapanda. Kombinasi ini memastikan ketersediaan daya listrik yang stabil.

  • Dukungan Generator (Genset) yang Kuat:
    Untuk mengantisipasi segala potensi gangguan yang mungkin timbul pada jaringan utama, PLN telah menyiapkan dua unit genset milik pelanggan dengan kapasitas masing-masing 250 kVA dan 150 kVA. Keberadaan genset ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik.

  • Pengujian Perpindahan Beban (Load Transfer) yang Akurat:
    Sebelum kegiatan dimulai, petugas PLN telah melakukan pengujian simulasi terhadap kecepatan respons perpindahan suplai daya dari jaringan utama ke genset. Pengujian ini krusial untuk memastikan proses perpindahan tersebut berjalan mulus tanpa memicu kedipan listrik yang dapat mengganggu jalannya operasi.

  • Personel Siaga yang Responsif:
    Sebanyak empat personel PLN telah disiagakan secara khusus di lokasi RSUD Ende. Mereka bertugas untuk memantau sistem kelistrikan secara real-time dan siap memberikan respons cepat apabila terjadi kondisi yang memerlukan intervensi.

Apresiasi dari Pihak Rumah Sakit

Direktur RSUD Ende, dr. Ester Jelita Puspita, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi dan kesiapan penuh yang telah ditunjukkan oleh tim PLN selama dua hari pelaksanaan operasi katarak gratis.

“Kami ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN yang telah memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan operasi katarak gratis ini melalui pengamanan pasokan listrik yang sangat andal. Dukungan kelistrikan yang stabil ini sangat vital bagi keberhasilan setiap tindakan operasi dan tentunya demi keselamatan seluruh pasien kami,” ungkap dr. Ester.

Melalui momentum peringatan Hari Lahir Pancasila dan Hari Lanjut Usia Nasional 2026, PLN UIW NTT kembali menegaskan komitmennya. PLN tidak hanya berperan sebagai penggerak roda ekonomi, tetapi juga hadir sebagai pilar pendukung yang kokoh bagi berbagai kegiatan sosial, pelayanan kesehatan, dan upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat, baik di daratan Flores maupun di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur.