Lokal  

SPMB Padang Dibuka 2Juni 2026: Sertifikat Palsu Terancam Diskualifikasi

Membuka Gerbang Pendidikan: Panduan Lengkap Penerimaan Murid Baru SD dan SMP Kota Padang 2026/2027

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang telah secara resmi mengumumkan dimulainya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Tahun Ajaran 2026/2027. Langkah ini menandai dimulainya proses penting bagi ribuan calon siswa dan orang tua dalam mempersiapkan masa depan pendidikan anak-anak mereka.

Kepala Disdikbud Kota Padang, Yopi Krislova, memberikan penekanan bahwa pendaftaran SPMB untuk kedua jenjang tersebut akan dibuka serentak mulai tanggal 2Juni 2026. Beliau mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk segera mencermati dan mengikuti setiap tahapan yang telah ditetapkan agar tidak terlewat.

“SPMB Kota Padang tahun ajaran 2026/2027 resmi dimulai pada 2Juni 2026. Kami mengimbau masyarakat agar tidak terlambat mengikuti tahapan yang telah ditetapkan,” ujar Yopi dalam sebuah konferensi pers yang diselenggarakan di Kantor Disdikbud Kota Padang pada Selasa, Juni 2026.

Jalur Pendaftaran yang Tersedia

Disdikbud Kota Padang telah menyiapkan berbagai jalur pendaftaran untuk mengakomodasi keragaman latar belakang dan kebutuhan calon siswa.

Jenjang Sekolah Dasar (SD)

Untuk jenjang SD, tersedia tiga jalur penerimaan yang dapat dipilih oleh calon siswa:

  • Jalur Domisili: Jalur ini diperuntukkan bagi calon murid yang memiliki kedekatan tempat tinggal dengan sekolah tujuan. Pendaftaran dilakukan secara langsung di salah satu Sekolah Dasar Negeri di Kota Padang. Calon siswa perlu mengisi formulir yang dapat diunduh dari laman resmi SPMB Kota Padang. Dalam jalur ini, calon murid dapat memilih maksimal dua sekolah tujuan.
  • Jalur Afirmasi: Jalur ini ditujukan bagi keluarga yang kurang mampu, memberikan kesempatan yang lebih merata dalam akses pendidikan.
  • Jalur Mutasi: Jalur ini membuka peluang bagi anak-anak guru serta orang tua yang mengalami perpindahan tugas ke Kota Padang.

Penting untuk dicatat bahwa untuk jenjang SD, calon murid hanya diperbolehkan memilih satu jalur pendaftaran. Seleksi calon murid SD akan didasarkan pada persyaratan usia sesuai dengan ketentuan yang berlaku, memastikan bahwa setiap siswa berada pada jenjang pendidikan yang sesuai dengan usianya.

Jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP)

Sementara itu, jenjang SMP menawarkan empat jalur pendaftaran yang lebih beragam, mencakup aspek akademik dan non-akademik:

  • Jalur Domisili: Mirip dengan jenjang SD, jalur ini memprioritaskan calon siswa yang berdomisili dekat dengan sekolah tujuan.
  • Jalur Prestasi: Jalur ini memberikan kesempatan bagi siswa yang memiliki pencapaian luar biasa baik dalam bidang akademik maupun non-akademik. Calon murid wajib mengunggah dokumen pendukung seperti sertifikat. Disdikbud akan melakukan verifikasi ketat terhadap setiap sertifikat yang diajukan untuk memastikan keaslian dan validitasnya.
    “Prestasi yang digunakan harus benar-benar valid. Baik prestasi akademik maupun non-akademik akan kami kurasi dan verifikasi keabsahannya agar tidak ada sertifikat yang tidak sesuai atau dibuat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” tegas Yopi.
  • Jalur Afirmasi: Sama seperti jenjang SD, jalur ini ditujukan untuk calon siswa dari keluarga kurang mampu.
  • Jalur Mutasi: Jalur ini diperuntukkan bagi anak guru dan orang tua yang berpindah tugas.

Pendaftaran untuk jenjang SMP dilakukan secara daring melalui laman resmi https://psb.diknaspadang.id. Calon murid hanya dapat memilih satu jalur pendaftaran dan wajib mengunggah seluruh dokumen yang dipersyaratkan.

Menepis Mitos Sekolah Favorit

Menanggapi kekhawatiran masyarakat mengenai adanya sekolah favorit, Kepala Disdikbud Kota Padang, Yopi Krislova, menegaskan bahwa seluruh sekolah negeri di Kota Padang memiliki kualitas yang setara dan baik. Beliau menekankan bahwa tidak ada lagi pengelompokan sekolah menjadi favorit atau tidak favorit.

“Sebenarnya tidak ada lagi sekolah favorit. Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) menunjukkan kemampuan siswa di berbagai sekolah cukup beragam dan merata. Yang terpenting adalah memilih jalur sesuai kondisi masing-masing,” jelasnya.

Penekanan ini penting untuk memberikan rasa percaya diri kepada seluruh sekolah dan menghilangkan stigma yang mungkin membebani calon siswa dan orang tua dalam memilih sekolah. Fokus utama adalah pada kesesuaian jalur pendaftaran dengan kondisi dan potensi calon siswa.

Jadwal Pelaksanaan SPMB

Proses pendaftaran SPMB untuk jenjang SD dan SMP akan berlangsung selama tiga hari, yaitu pada tanggal 22 hingga 2Juni 2026. Setelah periode pendaftaran ditutup, pengumuman hasil seleksi akan dilakukan secara bertahap:

  • Pengumuman Hasil Seleksi SD: 25 Juni 2026
  • Pengumuman Hasil Seleksi SMP: 26 Juni 2026

Optimisme dan Harapan Kelancaran

Disdikbud Kota Padang memiliki optimisme tinggi terhadap kelancaran pelaksanaan SPMB tahun ini. Keyakinan ini didasarkan pada pengalaman pelaksanaan SPMB tahun sebelumnya yang berjalan tanpa kendala berarti dan tidak menerima laporan permasalahan dari Ombudsman.

“Alhamdulillah pelaksanaan tahun lalu berjalan aman. Masyarakat sudah semakin memahami mekanisme penerimaan murid baru. Mudah-mudahan pada tahun ajaran 2026/2027 ini seluruh proses juga berjalan lancar dan dipahami oleh masyarakat,” tutup Yopi, penuh harapan.

Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai jadwal rinci, persyaratan khusus, serta mekanisme pendaftaran dapat mengakses berbagai kanal informasi yang telah disediakan oleh Disdikbud Kota Padang. Informasi lengkap dapat diperoleh melalui laman resmi SPMB Kota Padang, website Disdikbud Kota Padang, serta layanan helpdesk yang siap membantu menjawab setiap pertanyaan.