Patrolmedia, Tanjungpinang – Pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi / SPPG di Kepri menunjukkan progres positif.
Hingga saat ini, capaian pembangunan fasilitas pendukung program Makan Gizi Gratis / MBG tersebut telah menyentuh angka 77,8%.
Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menargetkan seluruh SPPG di wilayahnya dapat beroperasi 100% pada 2026.
Hal itu disampaikannya saat meresmikan SPPG Usman Harun di Teluk Keriting, Tanjungpinang, Jumat (30/1/2026).
”Capaian pembangunan SPPG di Kepri saat ini telah mencapai 77,8 persen. Pemerintah Provinsi Kepri menargetkan seluruh SPPG dapat mencapai 100 persen beroperasi pada tahun 2026,” ujar Nyanyang.
Khusus di Kota Tanjungpinang, saat ini telah berdiri 20 titik SPPG. Salah satunya adalah SPPG Usman Harun yang dikelola Yayasan Garuda Bakti Pertiwi.
Nyanyang memaparkan, progres pembangunan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) justru menunjukkan angka yang lebih impresif.
Dari sekitar 150 titik yang direncanakan, capaiannya sudah mendekati 90 persen.
”Sedangkan untuk SPPG reguler ditargetkan rampung hingga 70 persen dan diharapkan tuntas sepenuhnya pada akhir 2026,” katanya.
Nyanyang mengatakan, program ini merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto.
Tujuannya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pemenuhan gizi masyarakat yang merata.
Nyanyang berharap SPPG tidak sekadar berdiri, tapi menjadi garda terdepan dalam memastikan anak-anak dan kelompok rentan mendapatkan asupan gizi berkualitas.
”SPPG ini harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak kita,” tegasnya.
Nyanyang juga meninjau fasilitas dapur hingga ruang distribusi di SPPG Usman Harun.
Ia mengecek detail kesiapan infrastruktur, kelayakan peralatan masak, hingga mekanisme pendistribusian makanan agar sampai ke tangan penerima manfaat dengan tepat.
(Kml/Ft)






















