DANA Rilis Laporan Keberlanjutan 2024: Komitmen Transparansi dan Dampak Positif pada Ekosistem Digital Indonesia
Dalam langkah strategis yang menegaskan komitmennya terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab dan transparan, DANA, salah satu platform keuangan digital terkemuka di Indonesia, telah merilis Laporan Keberlanjutan 2024. Laporan perdana ini tidak hanya merefleksikan pertumbuhan pesat ekosistem keuangan digital di tanah air, tetapi juga merinci dampak DANA pada aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).
Peluncuran laporan ini merupakan tonggak penting yang menggarisbawahi dedikasi DANA untuk tidak hanya memproses transaksi, tetapi juga secara aktif menciptakan nilai positif bagi lingkungan, masyarakat, dan tata kelola perusahaan.
Jejak Karbon Minimal dalam Setiap Transaksi
Salah satu temuan signifikan yang diungkapkan dalam Laporan Keberlanjutan 2024 adalah jejak karbon yang sangat rendah dari setiap transaksi yang diproses melalui aplikasi DANA. Laporan tersebut mencatat bahwa setiap transaksi di DANA hanya menghasilkan emisi karbon sebesar 0,14 gram CO₂e. Angka ini patut diapresiasi, mengingat betapa kecilnya dampak tersebut jika dibandingkan dengan rata-rata emisi dari satu email biasa yang dapat mencapai 4 gram CO₂e. Ini berarti, satu transaksi DANA hanya menghasilkan sekitar 3 persen emisi dari satu email.
Vince Iswara, CEO dan Co-Founder DANA Indonesia, menyatakan, “Peluncuran Sustainability Report pertama ini menjadi tonggak penting yang menegaskan komitmen DANA terhadap akuntabilitas dan dampak berkelanjutan. Sebagai salah satu platform fintech terbesar di Indonesia, kami tidak hanya memproses transaksi, tetapi juga berkewajiban menciptakan nilai lingkungan, sosial, dan tata kelola.”
Ia menambahkan bahwa laporan ini diharapkan dapat berfungsi tidak hanya sebagai rangkuman pencapaian, tetapi juga sebagai peta jalan strategis untuk pengembangan perusahaan di masa depan. “Kami ingin memperkuat komitmen dalam membangun ekosistem keuangan digital yang trusted, friendly, dan accessible bagi semua,” pungkas Vince.
Mendorong Inklusi Keuangan dan Pemberdayaan UMKM
Laporan Keberlanjutan 2024 juga menyoroti peran krusial DANA dalam mendorong inklusi keuangan di Indonesia. Data menunjukkan bahwa 86 persen pengguna DANA berasal dari kota-kota tier 2 hingga tier 4, yang seringkali memiliki akses terbatas terhadap layanan keuangan formal. Lebih lanjut, 43 persen dari pengguna ini berasal dari kelompok unbanked atau mereka yang belum memiliki akses ke layanan perbankan.
Pencapaian ini menegaskan bagaimana pembayaran digital dapat secara efektif membuka pintu akses ekonomi bagi masyarakat yang sebelumnya terpinggirkan dari sistem keuangan formal.
Upaya DANA untuk memperluas inklusi keuangan juga terlihat jelas dalam dukungannya terhadap pelaku usaha mikro dan ultramikro. Perusahaan menyediakan proses pendaftaran merchant yang disederhanakan, pembebasan biaya layanan, serta sistem verifikasi yang mudah dan aman.
Selain itu, DANA secara aktif mendorong literasi keuangan melalui inisiatif sosial yang berdampak, seperti SisBerdaya dan DisBerdaya. Program-program ini telah memberikan pendampingan dan pendanaan bagi lebih dari 9.000 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang dikelola oleh perempuan dan penyandang disabilitas, memperluas kesempatan ekonomi bagi kelompok yang rentan.
Keamanan Tingkat Tinggi dan Tata Kelola yang Solid
Dalam aspek keamanan dan tata kelola, DANA terus menunjukkan komitmennya yang kuat. Sepanjang tahun 2024, DANA berhasil mempertahankan Rating A dari SecurityScorecard, sebuah bukti keandalan sistem keamanannya. Perusahaan mengimplementasikan teknologi canggih seperti graph database dan analytics untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan secara real-time.
Berbagai fitur keamanan mutakhir juga dihadirkan untuk melindungi pengguna, termasuk Smart Friction, Scam Checker, dan Security Check-Up. Mekanisme freeze dan blacklist akun juga tersedia untuk menangani potensi penyalahgunaan.
DANA juga aktif menjalin kolaborasi dengan berbagai otoritas, termasuk Indonesia Anti-Scam Center (IASC), guna memastikan keseimbangan optimal antara kemudahan penggunaan dan keamanan bagi para penggunanya. Upaya-upaya ini berkontribusi pada pencapaian Net Promoter Score (NPS) 2024 yang impresif sebesar 84,44 persen, melampaui standar global yang umumnya berada di kisaran 80 persen.
Operasional Internal yang Efisien dan Ramah Lingkungan
Komitmen DANA terhadap keberlanjutan tidak hanya terbatas pada dampak eksternal, tetapi juga merambah ke operasional internal perusahaan. DANA terus berupaya menata operasionalnya agar menjadi lebih efisien dan ramah lingkungan.
Upaya pengurangan dampak lingkungan diwujudkan melalui program daur ulang dan composting yang dijalankan bekerja sama dengan Waste4Change. Selain itu, kantor DANA berlokasi di gedung yang telah tersertifikasi Green Mark GoldPlus dari Building and Construction Authority (BCA) Singapura, menunjukkan komitmen pada praktik bangunan hijau.
Dari sisi sumber daya manusia, DANA menerapkan prinsip Diversity, Equity, and Inclusion (DEI) secara ketat. Perusahaan membuka peluang pengembangan karier berdasarkan merit, potensi, dan kontribusi individu, menciptakan lingkungan kerja yang adil dan inklusif.
Melalui program kesejahteraan karyawan DANACare, yang dirancang untuk mendukung keseimbangan antara kehidupan profesional dan pribadi, DANA berhasil meraih sertifikasi Great Place to Work pada tahun 2025. Tingkat kepuasan karyawan dalam survei tersebut mencapai 84 persen, mencerminkan budaya kerja yang positif dan suportif.
Laporan Keberlanjutan 2024 DANA disusun dengan mengacu pada Global Reporting Initiative (GRI) Universal Standards dan selaras dengan Sustainability Accounting Standards Board (SASB) untuk sektor Software and IT Services. Laporan ini juga secara aktif mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa. Seluruh operasional DANA Group hingga 31 Desember 2024 tercakup dalam laporan ini, yang dapat diakses oleh publik melalui laman resmi perusahaan.























