Berita  

Api Menghancurkan Harta Warga Desa Pandahan Tanahlaut, Kendaraan Hingga 200 Gantang Gabah Ludes

Panbil Mall

Kebakaran di Desa Pandahan, Korban Kehilangan Segalanya



Kebakaran yang terjadi dini hari Senin lalu telah menghancurkan kehidupan para warga di lingkungan RT 5 Dusun 2, Desa Pandahan, Kecamatan Batibati, Kabupaten Tanahlaut, Provinsi Kalimantan Selatan. Peristiwa ini menimpa 10 keluarga (KK) yang tinggal di area tersebut. Api yang muncul secara tiba-tiba dan dengan cepat menghanguskan harta benda mereka, menyisakan puing-puing arang hitam yang menjadi saksi bisu dari kejadian tragis ini.

Dari delapan unit rumah yang ada, lima di antaranya habis terbakar hingga rata dengan tanah. Sementara itu, tiga unit lainnya hanya tersisa bangunan yang rusak parah. Salah satu korban yang paling berduka adalah Abdullah, pemilik rumah yang kini tidak lagi memiliki apa pun selain puing-puing kayu dan besi. Rumah kayu besar miliknya, yang pernah menjadi tempat tinggal bagi 13 orang, kini hanya menyisakan sisa-sisa api yang masih membara.

“Semua barang di dalam rumah saya habis. Hanya satu kendaraan roda dua yang berhasil diselamatkan oleh anak saya, Ibnu Ataillah,” ujar Abdullah. Namun, nasib Ibnu juga tidak lebih baik. Saat mencoba menyelamatkan kendaraan lainnya, tubuh bagian kirinya terluka bakar akibat kobaran api yang semakin besar. Meski akhirnya bisa melarikan diri, luka yang dideritanya menjadi bukti betapa ganasnya kebakaran tersebut.

Selain kendaraan, banyak barang bernilai yang hilang dalam kebakaran ini. Dua unit kulkas, dua unit televisi, dan dua unit mesin kelotok musnah sepenuhnya. Bahkan, gabah siam sebanyak sekitar 200 blek (setiap blek 20 kilogram) yang merupakan hasil panen Abdullah juga ikut terbakar. Ia masih berusaha memunguti gabah yang tersisa, berharap bisa digunakan untuk makanan ternak jika tidak bisa lagi diolah menjadi beras.

“Kalau dihitung semua kerugian termasuk rumah yang terbakar, mungkin sekitar Rp 300 juta,” kata Abdullah. Lelaki tua ini berharap pemerintah daerah dapat memberikan bantuan material untuk membantu mereka membangun kembali rumah, meski hanya dalam bentuk sederhana.

Respons Pemerintah dan Bantuan Darurat

Kejadian ini mendapat perhatian serius dari Bupati Tala, H Rahmat Trianto. Ia datang langsung menemui para korban kebakaran pada Senin sore, dan menyatakan komitmennya untuk membantu semua korban. Bantuan berupa pangan dan nonpangan diserahkan kepada para korban, yang berasal dari berbagai instansi seperti Dinas Sosial Tala, BPBD Tala, PMI Tala, Pemdes Gunungraja, dan Polsek Batibati.

Kepala Desa Pandahan, H Alfian Taurus, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia juga mengungkapkan rencana bantuan material berupa papan partisi dari perusahaan papan partisi ternama di desa tetangga, Lianganggang. Ini menjadi harapan baru bagi para korban kebakaran yang sedang berjuang untuk memulihkan hidup mereka.

Daftar Korban Kebakaran

Berikut adalah daftar korban kebakaran di Desa Pandahan:

  • Bulhani (Raudah, Ahmad Sugiyani)
  • Abdullah (Saudah, Asfianur, Ibnu Atailah)
  • Mujahidin (Faridah, Muhammad Zaini Khalid, Nur Khalifatul Adila)
  • Haris Sandi (Anisa Fitri, Muhammad Alfian, Inara Alesha)
  • Muhammad Arsyad (Miah, Muhammad Renaldi, Ahmad Habibi)
  • Hj Mashan
  • Hj Limatu
  • Syahril (Hakimah)
  • Sanol
  • Yamani (Rusmiati, Muhammad Yafi Yusran)